Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Krisis Pangan Sudan: 21 Juta Warga Terancam Kelaparan

Krisis Pangan Sudan: 21 Juta Warga Terancam Kelaparan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 268
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KHARTOUM, (duasatunews,com) — Krisis pangan Sudan terus memburuk dan mengancam kehidupan jutaan warga. Lebih dari 21 juta orang, atau sekitar 45 persen penduduk Sudan, kini hidup dalam kondisi kerawanan pangan akut, berdasarkan laporan terbaru Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Program Pangan Dunia (WFP) menyebut Sudan sebagai negara yang saat ini menghadapi krisis kelaparan terbesar di dunia. Konflik bersenjata yang terus berlangsung memperburuk produksi pangan dan menghambat penyaluran bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak.

Pada Januari lalu, WFP menyatakan bahwa stok bantuan pangan di Sudan hanya mencukupi kebutuhan selama dua bulan. Krisis pendanaan yang berat memaksa lembaga tersebut mengurangi jangkauan operasinya. Hingga kini, WFP masih berupaya menghimpun dana tambahan agar dapat melanjutkan distribusi bantuan pangan secara konsisten.

WFP juga memperingatkan bahwa jutaan warga Sudan berpotensi kehilangan bantuan pangan dalam beberapa pekan ke depan jika komunitas internasional tidak segera mengambil langkah nyata. Untuk mempertahankan operasi, WFP memangkas jatah makanan hingga batas minimum yang hanya cukup untuk mempertahankan hidup.

Perang saudara yang pecah pada April 2023 mendorong Sudan ke dalam krisis kemanusiaan serius. Konflik tersebut menghancurkan infrastruktur nasional, melumpuhkan kegiatan ekonomi, dan memicu pengungsian massal di berbagai wilayah. Kondisi ini mempercepat memburuknya krisis pangan Sudan, terutama di kalangan masyarakat miskin dan kelompok rentan.

Lembaga-lembaga PBB terus mendesak negara donor dan mitra internasional untuk meningkatkan dukungan pendanaan serta menjamin akses kemanusiaan yang aman. Tanpa tambahan bantuan, krisis pangan Sudan berisiko menelan lebih banyak korban dan menimbulkan dampak fatal bagi anak-anak, perempuan, dan lansia.

Sumber: WAFA

Rekomendasi Untuk Anda

  • indonesia as kerja sama pertahanan utama di Pentagon

    Indonesia AS Kerja Sama Pertahanan Utama, Perkuat Stabilitas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – indonesia as kerja sama pertahanan memasuki babak baru setelah Indonesia dan Amerika Serikat sepakat meningkatkan hubungan ke tingkat Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama atau Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon pada Senin (13/4). Dalam pertemuan itu, kedua pihak […]

  • arus balik Lebaran 2026 di tol menuju Jakarta

    Arus Balik Lebaran 2026: Puncak Diprediksi Dua Gelombang

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat kenaikan volume kendaraan di sejumlah ruas tol utama. Juru Bicara Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026, Komisaris Besar Polisi Marupa Sagala, menyebut tren kendaraan terus meningkat. Ia juga mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak awal. […]

  • Diskusi kepemudaan dalam kegiatan Pemuda 21

    Pemuda 21 Siap Gelar Bina Akrab di Villa Highlander, Curug Nangka – Ketua OC: “Persiapan Matang..!”

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Bina Akrab Pemuda 21 siap berlangsung pada akhir pekan mendatang di Villa Highlander, Curug Nangka, Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan solidaritas antaranggota. Selain itu, panitia memanfaatkan agenda ini sebagai sarana konsolidasi internal organisasi. Puluhan anggota Pemuda 21 dari berbagai latar belakang akan mengikuti kegiatan tersebut. Oleh karena itu, […]

  • Iran beli rudal Rusia di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah

    Iran Belanja Rudal Rusia Rp10 Triliun, Sinyal Kesiapan Hadapi Tekanan Amerika?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 124
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Iran beli rudal Rusia senilai hampir Rp10 triliun untuk memperkuat sistem pertahanan udaranya. Langkah ini muncul setelah meningkatnya eskalasi militer di Timur Tengah dan serangkaian serangan terhadap wilayah Iran. Laporan Financial Times menyebut Teheran dan Moskow menandatangani kesepakatan rahasia senilai sekitar 500 juta euro. Anadolu Agency mengutip laporan tersebut pada Kamis (26/2/2026). […]

  • Api di Negeri Salju: Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, Dua Manajer Resmi Didakwa Lalai

    Api di Negeri Salju: Swiss Selidiki Kebakaran Maut di Bar Resor Ski, Dua Manajer Resmi Didakwa Lalai

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Kebakaran bar Swiss mengguncang kawasan wisata musim dingin Eropa setelah api melalap sebuah bar di resor ski populer. Insiden maut ini menewaskan sejumlah pengunjung dan menyeret dua manajer operasional ke proses pidana. Jaksa menilai manajemen bar gagal menerapkan standar keselamatan kebakaran yang wajib melindungi pengunjung. Otoritas penegak hukum Swiss menaikkan status kasus […]

  • Indonesia dan Board of Peace: Langkah Aktif untuk Mempercepat Pemulihan Gaza

    Indonesia dan Board of Peace: Langkah Aktif untuk Mempercepat Pemulihan Gaza

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com – Perbincangan publik mengenai rencana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) terus menguat. Masyarakat Indonesia menunjukkan solidaritas kuat terhadap Palestina. Namun, sebagian publik juga mempertanyakan istilah New Gaza yang beredar. Dalam situasi ini, pemerintah perlu menjelaskan secara terbuka alasan Indonesia terlibat di Board of Peace dengan pendekatan rasional dan berbasis data. Board […]

expand_less