Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Trump Operasi Militer Kuba Dinilai Tidak Diperlukan

Trump Operasi Militer Kuba Dinilai Tidak Diperlukan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 329
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Washington, (duasatunews.com) — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak membutuhkan operasi militer terhadap Kuba. Trump menyampaikan pernyataan itu pada Senin (16/2) ketika menjawab pertanyaan wartawan di atas Air Force One.

Sejumlah wartawan menanyakan kemungkinan langkah Amerika Serikat setelah pemerintah AS sebelumnya melancarkan operasi untuk menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. Menanggapi pertanyaan tersebut, Trump menyatakan bahwa kondisi Kuba berbeda dan tidak memerlukan pendekatan militer.

“Jika hal itu terjadi, operasinya tidak sulit. Namun, saya menilai langkah tersebut tidak akan diperlukan,” kata Trump.

Trump Operasi Militer Kuba Diganti Pendekatan Diplomasi

Trump menjelaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat saat ini menjalankan pembicaraan langsung dengan pemerintah Kuba. Ia menyebut Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, ikut terlibat aktif dalam proses diplomasi tersebut.

Trump menilai pembicaraan itu penting karena menyentuh persoalan kemanusiaan. Ia menyampaikan bahwa situasi di Kuba menuntut solusi melalui kesepakatan, bukan melalui kekuatan militer.

“Ini menyangkut masalah kemanusiaan dan menjadi ancaman serius. Kuba perlu membuat kesepakatan,” ujar Trump.

Perbandingan dengan Operasi AS di Venezuela

Pada 3 Januari lalu, pasukan Amerika Serikat melancarkan operasi di Venezuela dan menangkap Nicolás Maduro bersama istrinya, Cilia Flores. Pemerintah AS kemudian membawa pasangan tersebut ke New York untuk menjalani proses hukum.

Trump menyatakan bahwa pemerintah AS menuduh Maduro dan Flores terlibat dalam kasus “narko-terorisme” dan menganggap keduanya sebagai ancaman terhadap keamanan nasional Amerika Serikat. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa Washington tidak melihat situasi Kuba dalam kerangka yang sama.

Dengan pernyataan tersebut, Trump operasi militer Kuba tidak menjadi pilihan kebijakan Amerika Serikat saat ini. Pemerintah AS memilih mengutamakan diplomasi, dialog, dan pertimbangan kemanusiaan dalam mengelola hubungan dengan Havana.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    Prabowo Sebut Serba Salah Jadi Menterinya: Tak Datang Dibilang Tak Peduli, Hadir Dianggap Hanya Lihat

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 712
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti maraknya kritik yang ia nilai tidak sehat terhadap kinerja pemerintah. Ia menilai sebagian pihak kerap memandang setiap langkah pemerintah secara negatif tanpa memahami konteks dan tujuan kebijakan. Presiden Soroti Pola Kritik Negatif Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat terbatas di lokasi banjir Aceh Tamiang, […]

  • BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 673
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Setiap kali banjir melanda, pemandangan serupa muncul di berbagai wilayah Indonesia. Air merendam rumah warga, orang tua menggendong anak melintasi arus, dan keluarga berjuang menyelamatkan harta seadanya. Namun, banyak pihak masih menyebut peristiwa ini sebagai musibah alam, padahal tindakan manusia kerap memicu bencana tersebut. Praktik ilegal logging terus memperparah kondisi lingkungan. Oleh karena […]

  • Banjir Duri Kosambi merendam permukiman warga Jakarta Barat

    Banjir Hampir Semeter Rendam Permukiman Warga Duri Kosambi, Jakbar

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 520
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Banjir Duri Kosambi kembali merendam permukiman warga di Jalan Pulo Indah Raya, RT 10/RW 08, Duri Kosambi, Jakarta Barat, pada Jumat. Hujan dengan intensitas tinggi sejak pagi hari memicu genangan air yang masuk ke rumah-rumah warga dengan ketinggian sekitar 60 hingga 80 sentimeter. Genangan air menutup akses jalan utama di kawasan permukiman […]

  • Hilirisasi Riset BRMP Didorong Komisi IV DPR RI untuk Petani

    DPR RI Dorong Inovasi BRMP Diterapkan hingga Tingkat Petani

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 574
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi IV DPR RI mendorong agar inovasi dan riset Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) dapat dimanfaatkan langsung oleh petani. Komisi menilai hasil riset tidak boleh berhenti di laboratorium. Dorongan tersebut muncul dalam kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke BRMP Hortikultura di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/1). Dalam kunjungan […]

  • impor balik Jepang 2025 mencapai rekor tertinggi 30 tahun

    Impor Balik Mobil Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dalam Tiga Dekade

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 493
    • 0Komentar

    impor balik Jepang 2025 pecahkan rekor 30 tahun Jakarta, duasatunews – impor balik Jepang pada 2025 mencatat rekor tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Sepanjang tahun lalu, produsen otomotif Jepang mengimpor kembali 111.513 unit kendaraan produksi luar negeri ke pasar domestik. Angka ini naik 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui rekor lama 107.092 unit yang […]

  • Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pembangunan gedung MUI di Bundaran HI

    Gedung MUI di Bundaran HI Masuk Agenda Strategis Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Gedung MUI Bundaran HI menjadi agenda strategis pemerintah untuk memperkuat kelembagaan umat Islam di pusat ibu kota. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan lahan seluas sekitar 4.000 meter persegi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Presiden menyampaikan rencana itu saat memberikan taklimat pada pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia […]

expand_less