Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Waspada Reli Palsu Bitcoin, Area US$72.000–US$76.000 Dinilai Rawan Tekanan Jual

Waspada Reli Palsu Bitcoin, Area US$72.000–US$76.000 Dinilai Rawan Tekanan Jual

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 406
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,Duasatunews.com Harga Bitcoin belum menunjukkan kekuatan yang konsisten setelah berulang kali gagal menutup perdagangan harian di atas US$70.000. Hingga Jumat (20/2/2026), aset kripto terbesar ini bergerak terbatas di bawah level tersebut, sehingga pelaku pasar masih memperdebatkan arah selanjutnya.

Data dari TradingView menunjukkan tekanan jual masih mendominasi pergerakan jangka pendek. Meski sebagian analis melihat peluang penguatan lanjutan, risiko koreksi tetap terbuka.

Analis Peringatkan Potensi Bull Trap

Analis kripto Sherlock menilai reli menuju US$72.000 hingga US$76.000 justru berpotensi berbahaya. Ia menyebut area tersebut sebagai zona rawan yang dapat memicu bull trap atau reli palsu.

Menurut Sherlock, tanpa dorongan permintaan yang kuat, kenaikan harga hanya akan memancing aksi jual baru dari pelaku pasar besar.

Faktor Strategy Jadi Sorotan Pasar

Sherlock menyoroti kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan Strategy yang mencapai 714.644 BTC. Perusahaan tersebut membeli Bitcoin dengan harga rata-rata US$76.052 atau sekitar 3,4% dari total pasokan Bitcoin.

Saat harga Bitcoin berada di kisaran US$68.000, kepemilikan tersebut masih mencatat rugi belum terealisasi sekitar US$5,7 miliar. Jika harga naik ke US$74.000–US$76.000, posisi Strategy akan mendekati titik impas.

Level impas sering memicu aksi jual investor besar. Karena itu, area US$76.000 dinilai rawan tekanan meski Strategy berulang kali menegaskan tidak berniat menjual Bitcoin miliknya.

Selain itu, Sherlock juga menyoroti tekanan dari produk Spot Bitcoin ETF. Saat ini sekitar 1,28 juta BTC tersimpan dalam ETF dengan estimasi harga masuk rata-rata di kisaran US$84.000 hingga US$90.000.

Sejak akhir 2025, ETF tersebut mencatat arus keluar bersih lebih dari US$6 miliar. Kondisi ini berpotensi menahan kenaikan harga, bahkan ketika Bitcoin mendekati harga beli rata-rata investor institusional.

Mayoritas Investor Masih Rugi

Sherlock mencatat sekitar 63% nilai investasi Bitcoin memiliki basis biaya di atas US$88.000. Artinya, sebagian besar pembeli pada 2025 masih berada dalam posisi rugi. Jika harga mendekati level tersebut, pasar berpeluang kembali menghadapi tekanan jual.

Ia menilai area US$72.000–US$76.000 dapat menjadi bull trap pertama. Jika tekanan jual berlanjut, jebakan berikutnya bisa muncul di sekitar US$88.000.

Meski begitu, Sherlock mengingatkan bahwa jika setiap level impas selalu memicu aksi jual, Bitcoin akan sulit membentuk dasar harga jangka panjang. Oleh sebab itu, arah pergerakan berikutnya sangat bergantung pada kekuatan permintaan baru dan sentimen pasar global.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tersangka OTT KPK Kuansing saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Tetapkan Tiga Tersangka OTT Kuansing, Direktur PT MIC Ikut Terjerat Kasus Dugaan Suap Jabatan

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – OTT Kuansing KPK 2026 menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. OTT Kuansing KPK 2026 merupakan hasil operasi tangkap tangan yang berlangsung di Kuansing dan Jakarta pada 30 Juni 2026. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa jelaskan pencabutan izin tambang ilegal

    Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pencabutan izin tambang menjadi sorotan publik setelah pemerintah menilai praktik pertambangan ilegal masih menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas tambang yang melanggar aturan tidak hanya menekan penerimaan negara, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan dan konflik di daerah. Pemerintah menilai langkah penertiban ini perlu dilakukan segera demi menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas. […]

  • Mantan Presiden ke-6 RI SBY Menapaki Kehidupan Baru sebagai Seniman Pasca Purna Jabatan

    Mantan Presiden ke-6 RI SBY Menapaki Kehidupan Baru sebagai Seniman Pasca Purna Jabatan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Jakarta  duasatunews.com — SBY tekuni dunia seni setelah menuntaskan masa baktinya sebagai Presiden Republik Indonesia ke-6. Pasca purna jabatan, Susilo Bambang Yudhoyono secara aktif mengisi keseharian dengan melukis, bermusik, dan menulis. Melalui langkah ini, ia menjadikan seni sebagai sarana ekspresi, refleksi pribadi, sekaligus bentuk pengabdian berkelanjutan kepada bangsa. (06/01/2025) SBY Tekuni Dunia Seni Lewat Lukisan […]

  • konflik Timur Tengah memicu evakuasi warga AS

    Evakuasi Warga AS Timur Tengah Capai 50.000 Orang

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) – Evakuasi warga AS terus berlangsung di Timur Tengah seiring meningkatnya konflik dengan Iran. Pemerintah Amerika Serikat mencatat lebih dari 50.000 warga telah menerima bantuan evakuasi sejak operasi militer dimulai pada akhir Februari. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengatakan satuan tugas khusus memberi panduan keamanan dan dukungan perjalanan kepada warga […]

  • China dukung Iran dalam konflik Timur Tengah

    China Dukung Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Ankara, (duasatunews.com) – China dukung Iran mulai menjadi sorotan di tengah meningkatnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Laporan media internasional CNN menyebut Beijing kemungkinan mempertimbangkan berbagai bentuk bantuan kepada Teheran. Menurut laporan tersebut, tiga sumber yang mengetahui perkembangan situasi menyampaikan informasi itu kepada media. Sejauh ini, China memang masih menghindari keterlibatan langsung […]

  • Ayatollah Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran

    Operasi Intelijen Presisi Ungkap Jejak Terakhir Ayatollah Khamenei

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 427
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Amerika Serikat dan Israel mengumumkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Minggu, setelah militer kedua negara melancarkan serangan presisi ke pusat kepemimpinan Iran di Teheran. Media pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi kabar tersebut. Serangan itu menewaskan Khamenei bersama sejumlah anggota keluarga dan pengawalnya. Pemerintah Iran langsung menunjuk Presiden Masoud Pezeshkian serta dua pejabat […]

expand_less