Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » IPPMI Konsel Soroti Dugaan Kepemilikan Lahan Virgin 11 Hektar Oleh Bupati Konsel di IUP PT. WIN

IPPMI Konsel Soroti Dugaan Kepemilikan Lahan Virgin 11 Hektar Oleh Bupati Konsel di IUP PT. WIN

  • account_circle Afs
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 771
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Kepemilikan lahan Bupati Konsel kembali menjadi sorotan publik. Isu ini mencuat setelah Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Konawe Selatan (IPPMI Konsel) mengungkap dugaan kepemilikan lahan di wilayah tambang nikel Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Ketua IPPMI Konsel, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut dugaan kepemilikan lahan Bupati Konsel seluas 11 hektar berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Wijaya Inti Nusantara (WIN). Menurutnya, kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serius.

Arin menegaskan bahwa kepala daerah harus menjaga jarak dari kepentingan bisnis tambang. Ia menilai kepala daerah memiliki tanggung jawab mengawasi perusahaan tambang secara objektif. Kepemilikan lahan di area IUP dapat mengganggu fungsi pengawasan tersebut.

“Jika dugaan ini benar, maka pengawasan tidak akan berjalan netral. Kepala daerah seharusnya berdiri sebagai pengawas, bukan sebagai pihak yang berkepentingan,” ujar Arin, Senin (25/8/2025).

IPPMI Konsel menilai isu ini memperkuat tuntutan publik terhadap pemerintah pusat. Mereka meminta evaluasi menyeluruh atas IUP PT WIN. Sebelumnya, publik juga menyoroti perusahaan tambang nikel tersebut atas dugaan perambahan kawasan mangrove.

Selain itu, aktivitas tambang yang berdekatan dengan pemukiman warga turut menimbulkan keresahan. Warga khawatir pencemaran lingkungan akan berdampak langsung pada kesehatan dan mata pencaharian nelayan pesisir.

Mahasiswa menilai lemahnya pengawasan tambang berpotensi merugikan masyarakat lokal. Kerusakan lingkungan dapat meluas jika konflik kepentingan dibiarkan. Karena itu, IPPMI Konsel mendesak aparat penegak hukum dan kementerian terkait untuk menindaklanjuti kasus ini.

IPPMI Konsel juga meminta klarifikasi terbuka dari Bupati Konawe Selatan. Mereka menilai keterbukaan penting untuk mencegah spekulasi di ruang publik. Transparansi dinilai sebagai langkah awal memulihkan kepercayaan masyarakat.

Sebagai penutup, IPPMI Konsel menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu kepemilikan lahan Bupati Konsel. Mereka akan menempuh jalur hukum dan aksi moral. Mahasiswa juga mengajak masyarakat sipil ikut mengawasi pengelolaan tambang di Konawe Selatan.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 448
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — RUU Perampasan Aset kembali menjadi fokus pembahasan di parlemen. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, melalui Badan Keahlian DPR RI, membahas rancangan undang-undang ini untuk memperkuat pemulihan aset negara dari tindak pidana. DPR menilai regulasi tersebut penting untuk memberi kepastian hukum. RUU Perampasan Aset Buka Opsi Tanpa Putusan Pidana Kepala Badan Keahlian DPR […]

  • Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Purbaya dukung Dirut BEI mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar saham. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan Iman Rachman meninggalkan jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal positif bagi pasar modal nasional. Purbaya menyampaikan sikap tersebut kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Ia menilai langkah […]

  • Presiden Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese saat konferensi pers Traktat Keamanan RI Australia di Istana Negara Jakarta

    Traktat Keamanan RI–Australia: Perwira Indonesia Berpeluang Dinas di Militer Australia

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 411
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Traktat Keamanan RI–Australia membuka fase baru kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Australia. Melalui perjanjian ini, kedua negara memberi ruang bagi perwira senior TNI untuk bertugas di lingkungan militer Australia, sebuah langkah yang jarang muncul dalam hubungan bilateral di kawasan. Kebijakan tersebut langsung menyita perhatian publik karena menyangkut pertukaran personel militer, kepercayaan […]

  • HP21N desak Dirjen Minerba tolak RKAB PT BHR dalam aksi mahasiswa Sultra di Jakarta

    HP21N Desak Dirjen Minerba Tak Setujui RKAB PT BHR

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Santi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Jakarta, Rabu (17/1/2024). Dalam aksi tersebut, massa secara terbuka menyoroti praktik tambang ilegal di Sultra. Karena itu, mereka meminta Dirjen Minerba menolak pengajuan Rencana Kerja dan […]

  • beasiswa LP2D untuk mahasiswa tidak mampu

    LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.166
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Organisasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) secara tegas menolak rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penolakan ini muncul karena LP2D menilai kebijakan tersebut berisiko memperparah kerusakan lingkungan dan lebih mengutamakan kepentingan investasi dibandingkan keberlanjutan ekosistem. Revisi RTRW dan Ekspansi Industri Nikel Isu revisi RTRW mengemuka […]

  • Trump tunda kunjungan China karena perang Iran

    Trump Tunda Kunjungan China karena Perang Iran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) — Trump tunda kunjungan China selama sekitar satu bulan karena fokus pada perang yang sedang berlangsung dengan Iran. Keputusan ini membuat agenda pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping harus dijadwal ulang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump awalnya merencanakan kunjungan ke Beijing pada 31 Maret hingga 2 April. Namun, situasi konflik membuatnya memilih tetap […]

expand_less