Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Keamanan Regional Iran dan Usulan Struktur Baru

Keamanan Regional Iran dan Usulan Struktur Baru

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teheran, (duasatunews.com) –  Keamanan regional Iran menjadi fokus utama setelah Presiden Iran mengusulkan pembentukan struktur keamanan kawasan tanpa campur tangan asing.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan gagasan itu dalam pembicaraan via telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi. Keduanya membahas hubungan bilateral serta situasi terbaru di Asia Barat.

Islamic Republic News Agency (IRNA) melaporkan bahwa Iran memandang kerja sama antarnegara kawasan sebagai kunci untuk menjaga stabilitas jangka panjang.

Pezeshkian juga menegaskan sejumlah syarat untuk mengakhiri konflik. Ia meminta pihak terkait menghentikan serangan dan menjamin agar kejadian serupa tidak terulang.

Keamanan Regional Iran dan Upaya Stabilitas Kawasan

Pemerintah Iran mendorong negara-negara Asia Barat membentuk sistem keamanan bersama. Langkah ini bertujuan menciptakan stabilitas yang berkelanjutan.

Iran juga mendorong kerja sama regional guna mengurangi ketergantungan pada pihak luar. Pemerintah menilai dialog sebagai pendekatan utama dalam menyelesaikan konflik.

Pendekatan diplomasi mampu meredakan ketegangan secara lebih efektif dibanding konfrontasi. Langkah ini juga membangun kepercayaan antarnegara.

Negara-negara di kawasan diharapkan berperan aktif dalam menjaga keamanan bersama melalui kerja sama yang lebih erat.

Respons dan Dampak Regional

Di sisi lain, Narendra Modi menyampaikan kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan. Ia menyoroti pentingnya menjaga keamanan jalur energi dan kebebasan pelayaran.

Wilayah seperti Selat Hormuz dan Teluk Persia memiliki peran penting dalam distribusi energi global.

Sejumlah pengamat menilai kondisi ini berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia. Gangguan di kawasan dapat memengaruhi pasokan energi dan perdagangan internasional.

Ketegangan yang meningkat juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan warga sipil. Karena itu, berbagai pihak mendorong komunikasi diplomatik guna mencegah eskalasi.

Ke depan, negara-negara di kawasan perlu memperkuat kerja sama agar sistem keamanan menjadi lebih stabil dan berkelanjutan.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKS Desak BPK Audit Program MBG

    PKS Desak BPK Audit Program MBG

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 289
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Majelis Pertimbangan Tinggi Partai Keadilan Sejahtera (MPP PKS) mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan sejak 6 Januari 2025. Ketua MPP PKS, Mulyanto, menyatakan bahwa MBG merupakan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan sosial yang mulia. Namun, ia […]

  • Opini: Gen Z lebih memilih ngopi daripada Mengkonsumsi Alkohol

    Opini: Gen Z lebih memilih ngopi daripada Mengkonsumsi Alkohol

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com — Gen Z pilih kopi sebagai bagian dari perubahan gaya hidup perkotaan. Tren ini menandai pergeseran cara generasi muda bersosialisasi dan menikmati waktu luang, Selasa (14/1/2026). Pilihan tersebut terlihat dari pesatnya pertumbuhan kedai kopi di berbagai kota. Gen Z memasukkan aktivitas nongkrong sambil ngopi ke dalam rutinitas harian. Mereka datang ke kedai kopi […]

  • banjir bandang dan sungai

    Menelusuri Evolusi Sungai dari Bumi Purba hingga Sumber Bencana

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Banjir bandang sering dianggap sebagai kesalahan sungai. Padahal, aliran sungai bergerak mengikuti kodrat alamnya. Cara manusia memperlakukan sungailah yang menentukan apakah air tetap terkendali atau berubah menjadi bencana. Ketika hujan ekstrem datang, kesalahan tata kelola langsung memperbesar risiko. JAKARTA, duasatunews.com — Tuduhan kembali mengarah ke sungai saat banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera […]

  • Lapangan pertandingan WTA Dubai yang diikuti Aldila Sutjiadi

    Aldila Sutjiadi Siap Bangkit di WTA 1000 Dubai, Janice Tjen Jaga Momentum

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Turnamen level tinggi selalu membawa konsekuensi besar bagi atlet. Aldila Sutjiadi menghadapi tekanan untuk bangkit di WTA 1000 Dubai setelah hasil kurang optimal di Doha. Di saat bersamaan, Janice Tjen memikul ekspektasi publik usai mencatat kemenangan meyakinkan di babak awal. Penampilan keduanya menjadi perhatian karena berdampak langsung pada posisi tenis putri Indonesia […]

  • protes perang timur tengah spanyol di madrid

    Protes perang Spanyol: Ribuan Warga Tolak Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Madrid, (duasatunews.com) — Protes perang Spanyol terjadi di lebih dari 150 kota ketika ribuan warga turun ke jalan untuk menentang konflik di Timur Tengah. Para demonstran juga menuntut agar semua pihak menghentikan permusuhan serta mematuhi hukum internasional. Aksi terbesar berlangsung di Madrid pada Sabtu (14/3). Sekitar 5.000 orang berkumpul di sekitar Stasiun Atocha, menurut sumber […]

  • Banjir Jakarta Rendam 35 RT dan 23 Ruas Jalan

    Banjir Jakarta Rendam 35 RT dan 23 Ruas Jalan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Banjir Jakarta kembali terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah ibu kota sejak dini hari. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir merendam 35 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan hingga Minggu pagi berdasarkan pemantauan pukul 09.00 WIB. Sebaran Banjir Jakarta di Permukiman Kepala Pusat […]

expand_less