Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Wagub PBD Dukung Program 21 Ribu Rumah Layak Huni untuk Warga Papua

Wagub PBD Dukung Program 21 Ribu Rumah Layak Huni untuk Warga Papua

  • account_circle Reski
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Wakil Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Ahmad Nausrau, mendukung penuh program pembangunan dan rehabilitasi 21.000 rumah layak huni bagi masyarakat di Tanah Papua. Program ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan hunian di wilayah tersebut.

Ahmad Nausrau menyampaikan dukungan itu setelah menghadiri rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Rabu (15/4). Dalam pertemuan tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti turut membahas langkah teknis pelaksanaan program.

Menurut Ahmad, kebutuhan rumah layak huni di Papua masih sangat tinggi. Oleh karena itu, pemerintah daerah siap mendukung program ini agar tepat sasaran dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

“Program ini menjadi solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami memastikan pelaksanaannya menyasar warga yang membutuhkan,” ujarnya.

Program BSPS Jadi Solusi Hunian

Pemerintah menjalankan program ini melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Melalui skema tersebut, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) membangun atau memperbaiki rumah secara mandiri.

Selain itu, pemerintah menggunakan data sosial ekonomi nasional sebagai dasar penyaluran bantuan. Dengan pendekatan ini, bantuan dapat tersalurkan secara lebih tepat dan efisien.

Kesenjangan Rumah di Papua Masih Tinggi

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan rumah di Tanah Papua masih besar, terutama di daerah otonomi baru (DOB).

Sebagai gambaran, wilayah Papua Pegunungan mencatat kesenjangan sebesar 89,14 persen. Di sisi lain, Papua Tengah mencapai 66,93 persen. Sementara itu, Papua Selatan berada di angka 44,85 persen, dan Papua Barat Daya mencatat 36,35 persen.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa kebutuhan rumah masih jauh melampaui ketersediaan. Karena itu, pemerintah pusat dan daerah perlu mempercepat pembangunan melalui kolaborasi yang kuat.

Peluncuran Program di Sorong

Pemerintah menjadwalkan peluncuran program ini pada 27 April 2026 di Sorong.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat. Upaya ini sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konstruksi LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai

    LRT Jakarta Fase 1B Tersambung di Atas Tol Ir. Wiyoto Wiyono

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 10 Januari 2026 — Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai mencatat capaian penting pada awal 2026. Jalur layang yang melintasi Tol Ir. Wiyoto Wiyono resmi tersambung sepenuhnya pada 9 Januari 2026. Penyambungan Jalur Layang di Atas Ruas Tol Aktif Tim proyek menandai capaian tersebut dengan pemasangan bentang girder sepanjang 120 meter. Lokasi […]

  • Perbedaan cerdas dan bijak dalam kehidupan

    CERDAS DAN BIJAK apa bedanya

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatnews.com – Kita hidup di era ketika banyak orang menilai kecerdasan dari kecepatan menjawab, bukan dari kedalaman memahami. Banyak orang mengagungkan mereka yang mampu menjelaskan teori kompleks, meskipun penjelasan itu sering berdiri di atas logika yang lemah. Sebaliknya, orang yang memilih diam dan berpikir perlahan justru sering menyimpan kebijaksanaan yang tidak terlihat. Perbedaan Mendasar […]

  • pasokan solar Ukraina dibahas Zelenskyy di Timur Tengah

    Pasokan Solar Ukraina Dibahas Zelenskyy di Timur Tengah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Istanbul (duasatunews.com) – Pasokan solar Ukraina menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan Presiden Volodymyr Zelenskyy ke kawasan Timur Tengah. Ukraina berharap negara-negara di kawasan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sebagai imbalan atas dukungan dalam menghadapi ancaman drone. Zelenskyy menyampaikan bahwa pihaknya tengah menuntaskan pembahasan terkait pasokan energi, khususnya solar, untuk mendukung kebutuhan dalam […]

  • Gubernur Papua larang pembukaan lahan sawit

    Gubernur Papua larang pembukaan lahan sawit

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 284
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menegaskan tidak akan menerbitkan izin baru pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit. Kebijakan ini berlaku khususnya untuk lahan yang berpotensi merusak struktur tanah dan lingkungan hidup di Bumi Cenderawasih. Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, menyampaikan penegasan tersebut untuk meluruskan berbagai tafsir yang berkembang di tengah masyarakat. Mathius menjelaskan, kebijakan […]

  • Pelanggaran pengabdian LPDP dibahas Direktur LPDP Sudarto dalam konferensi pers APBN Kita di Kementerian Keuangan

    LPDP Periksa 600 Awardee Diduga Abaikan Kewajiban Pengabdian

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 119
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah memeriksa sekitar 600 penerima beasiswa yang diduga tidak menjalankan kewajiban pengabdian. Dari pemeriksaan tersebut, LPDP menjatuhkan sanksi kepada delapan awardee, termasuk kewajiban pengembalian dana. Selain itu, 36 awardee lain mengikuti proses klarifikasi. Direktur LPDP Sudarto menyampaikan perkembangan ini dalam Konferensi Pers APBN Kita Januari 2026 di […]

  • Tambang nikel Konawe Selatan dan perubahan lanskap lingkungan

    Tambang nikel Konawe Selatan Disorot

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Tambang nikel Konawe Selatan kembali menarik perhatian warga dan pemerhati lingkungan. Aktivitas pertambangan di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, berpotensi memengaruhi kondisi ekologis di sekitar wilayah operasi. Pemegang izin, PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN), mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas sekitar 1.932 hektare hingga 2029. Namun, warga menilai metode […]

expand_less