Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Imigrasi RI Gagalkan Pelarian Buronan AS, Langsung Deportasi dari Bali

Imigrasi RI Gagalkan Pelarian Buronan AS, Langsung Deportasi dari Bali

  • account_circle WINDI ANGGRAINI
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • visibility 180
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, {duasatunews.com} — Kasus deportasi buronan AS di Bali kembali menegaskan ketatnya pengawasan keimigrasian Indonesia. Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap warga negara Amerika Serikat berinisial AJP saat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Petugas langsung mengamankan AJP ketika ia melewati autogate setelah penerbangan dari Taipei, Taiwan. Sistem autogate yang terhubung dengan jaringan Interpol 24/7 segera mengenali identitasnya sebagai buronan internasional.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menjelaskan bahwa teknologi tersebut memungkinkan petugas mendeteksi daftar pencarian orang secara real time. Karena itu, petugas bisa bertindak cepat tanpa menunggu laporan manual.

Setelah penangkapan, petugas menyerahkan AJP kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat. Selanjutnya, US Marshals Service mengawal proses deportasi pada hari yang sama.

Peran Interpol dalam Deportasi Buronan AS di Bali

Kasus deportasi buronan AS di Bali ini bermula dari red notice yang diterbitkan Interpol. Red notice berfungsi sebagai permintaan kepada aparat global untuk melacak dan menahan sementara individu yang masuk daftar buronan.

AJP sendiri terlibat dalam kasus pembunuhan di Amerika Serikat. Ia berusaha melarikan diri ke berbagai negara sebelum akhirnya terdeteksi saat memasuki Indonesia.

Kebijakan Selektif Imigrasi Indonesia

Pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan selektif dalam sistem keimigrasian. Imigrasi hanya mengizinkan warga negara asing yang memberikan manfaat dan tidak mengancam keamanan.

Kasus deportasi buronan AS di Bali ini menunjukkan bahwa sistem pengawasan Indonesia mampu mencegah pelarian pelaku kejahatan internasional. Selain itu, integrasi data global membantu aparat bertindak lebih presisi.

Penguatan Kerja Sama Internasional

Imigrasi terus memperkuat koordinasi dengan aparat dalam negeri dan mitra luar negeri. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menangani kejahatan lintas negara.

Untuk kasus serupa, Anda juga dapat membaca laporan terkait lainnya seperti “deportasi WNA pelaku penipuan internasional” dan “pengawasan ketat imigrasi di bandara internasional” sebagai bagian dari upaya penegakan hukum global.

  • Penulis: WINDI ANGGRAINI
  • Editor: WILDA

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi kasus dakwaan pelaku penembakan Gedung Putih

    Penembakan Gedung Putih: AS Tambah Dakwaan Pelaku

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Washington, D.C. (duasatunews.com) – Kasus penembakan Gedung Putih memasuki babak baru setelah Jaksa Amerika Serikat untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro, menyatakan pemerintah akan menambah dakwaan terhadap pelaku. Ia menyampaikan hal tersebut pada Senin, sementara penyelidikan terus berkembang. Otoritas telah membawa tersangka, Cole Tomas Allen, ke pengadilan federal. Jaksa menjeratnya dengan sejumlah dakwaan, termasuk percobaan pembunuhan […]

  • Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    Dugaan Kejahatan Lingkungan PT TMS, Mahasiswa Desak KPK Usut

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Koalisi Mahasiswa Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/1/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK mengusut dugaan kejahatan lingkungan PT TMS di Sulawesi Tenggara. Para mahasiswa menilai KPK harus bertindak tegas dan terbuka. Mereka menegaskan penegakan hukum harus berjalan tanpa pengecualian, termasuk terhadap pihak […]

  • Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Seluru Penumpang Selamat

    Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Seluru Penumpang Selamat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 211
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Smart Air jatuh Nabire saat melayani penerbangan perintis rute Nabire–Kaimana, Papua Barat, Selasa (27/1/2026). Insiden itu terjadi di perairan Pantai Nabire, Papua Tengah. Meski insiden berlangsung di laut, seluruh penumpang dan kru berhasil menyelamatkan diri. Pesawat jenis Cessna Grand Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS membawa 15 orang, terdiri atas penumpang dan kru. […]

  • RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 359
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — RUU Perampasan Aset kembali menjadi fokus pembahasan di parlemen. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, melalui Badan Keahlian DPR RI, membahas rancangan undang-undang ini untuk memperkuat pemulihan aset negara dari tindak pidana. DPR menilai regulasi tersebut penting untuk memberi kepastian hukum. RUU Perampasan Aset Buka Opsi Tanpa Putusan Pidana Kepala Badan Keahlian DPR […]

  • bahlil lahadalia ketua satgas transisi energi rapat dengan presiden prabowo

    Prabowo Tunjuk Bahlil Pimpin Satgas Transisi Energi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Satgas transisi energi menjadi langkah baru pemerintah untuk mempercepat program energi bersih di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Transisi Energi. Bahlil mengatakan pemerintah terus memperluas akses energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, pemerintah juga mendorong penggunaan energi […]

  • MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

    MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 578
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Pengalihan isu mafia tanah Kendari kini menguasai ruang publik dan percakapan media. Namun, ketika publik membacanya melalui pendekatan Issue Cycle Analysis, pola yang muncul tidak bersifat alami. Elite kekuasaan justru mendorong isu ini untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan yang lebih besar. Sejak awal, narasi mafia tanah tidak hadir sebagai penegakan hukum […]

expand_less