Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Standarisasi Kemasan Rokok Ditolak, Pekerja Khawatir PHK Meningkat

Standarisasi Kemasan Rokok Ditolak, Pekerja Khawatir PHK Meningkat

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • visibility 102
  • comment 4 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) menolak rencana standarisasi kemasan rokok yang disusun Kementerian Kesehatan.

Ketua Umum FSP RTMM-SPSI Henry Wardhana meminta pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan tersebut. Menurut dia, aturan itu dapat memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) dan menambah angka pengangguran.

“Kami menolak Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) karena pemerintah belum melibatkan pandangan dari sektor lain. Dampaknya sangat besar bagi sosial dan ekonomi,” kata Henry di Jakarta, Selasa.

Henry menjelaskan industri pertembakauan menjadi sumber penghidupan bagi sekitar enam juta tenaga kerja. Sektor itu mencakup petani tembakau, buruh pabrik, distributor, hingga pedagang kecil.

Ia menilai standarisasi kemasan rokok dapat menekan industri dan mengganggu keberlangsungan usaha para pekerja.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menggelar konsultasi publik terkait RPMK tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan. Aturan itu menjadi turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024.

Kemenkes menyusun aturan tersebut untuk mendorong penyeragaman kemasan rokok dan memperkuat peringatan kesehatan pada produk tembakau.

Ketua Harian Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi), Heri Susianto, juga menyampaikan penolakan terhadap rencana itu.

Menurut Heri, kondisi Indonesia berbeda dengan negara lain yang sudah menerapkan aturan serupa.

“Indonesia merupakan produsen tembakau. Kondisinya tidak bisa disamakan dengan Singapura dan Thailand,” ujar Heri.

Pelaku industri berharap pemerintah membuka dialog dengan pekerja dan pengusaha sebelum menetapkan aturan final terkait standarisasi kemasan rokok.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (4)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dewan Perdamaian Gaza di WEF Davos

    Prabowo Dewan Perdamaian Gaza di WEF 2026 Davos

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 401
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo Dewan Perdamaian Gaza menjadi perhatian dalam agenda internasional World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Pada kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto hadir bersama tujuh pemimpin negara lain dalam peluncuran Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace Gaza) di Congress Hall, Kamis (22/1) waktu setempat. Dengan langkah ini, Indonesia menyatakan […]

  • Prabowo Subianto membahas hilirisasi Rp100 triliun di Hambalang

    Prabowo Terima CEO Danantara di Hambalang, Bahas Hilirisasi Rp100 Triliun dan Proyek Sampah Jadi Energi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 455
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/1) sore. Dalam pertemuan itu, Presiden membahas agenda strategis penguatan industri nasional dan pengelolaan lingkungan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden menyoroti perkembangan proyek hilirisasi Rp100 triliun […]

  • Solusi preventif bagi kesehatan Mental health Generasi muda

    Solusi preventif bagi kesehatan Mental health Generasi muda

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 302
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kesehatan mental generasi muda kini menjadi isu krusial di tengah masyarakat modern. Namun, masih banyak anak muda yang merasa canggung membahas kesehatan mental atau belum memahami cara menjaga keseimbangan emosional sejak dini. Akibatnya, kesadaran publik terhadap isu ini belum berkembang secara optimal. (12/01/2026) Menurut seorang ahli psikologi, masyarakat sering memprioritaskan kesehatan fisik. […]

  • Aiptu Sumaryanto ditemukan gugur di Sungai Katingan

    Aiptu Sumaryanto Gugur usai Gerebek Narkoba Kalteng

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Aiptu Sumaryanto Gugur setelah tim gabungan menemukan jenazah personel Polres Katingan itu di Sungai Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah, Minggu (5/7/2026). Polisi sebelumnya melaporkan Aiptu Sumaryanto hilang saat mengikuti operasi penggerebekan bandar narkoba pada Rabu (1/7/2026). Peristiwa Aiptu Sumaryanto Gugur menambah jumlah anggota Polri yang gugur dalam operasi tersebut menjadi […]

  • Airlangga Hartarto memberi keterangan pers usai pertemuan pembahasan krisis ekonomi 2008 di Istana Kepresidenan Jakarta

    Prabowo Kumpulkan Eks Pejabat Ekonomi Era SBY, Bahas Antisipasi Krisis dan Ketahanan Perbankan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 112
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan pejabat ekonomi era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat. Pertemuan itu membahas pengalaman menghadapi krisis ekonomi 2008 untuk memperkuat antisipasi terhadap tekanan ekonomi global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Presiden ingin mendengar pengalaman para tokoh ekonomi yang pernah menangani gejolak ekonomi nasional. […]

  • Peluncuran Program Bestari Saintek 2026 sebagai bagian dari dana riset kampus 2026 di Jakarta yang dihadiri pejabat dan akademisi

    Pemerintah Gelontorkan Rp57 Miliar untuk 122 Riset Kampus, Dorong Inovasi hingga Hilirisasi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Pemerintah mengucurkan Rp57 miliar untuk mendukung 122 program riset kampus pada 2026. Langkah ini bertujuan memperkuat inovasi nasional sekaligus mendorong hasil riset agar memberi dampak nyata bagi industri. Pendanaan ini dijalankan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Selain itu, kedua lembaga meluncurkan Program Bestari Saintek dalam skema […]

expand_less