Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ketergantungan Dolar Masih Membayangi, Indonesia Perlu Perkuat Transaksi dengan Mata Uang Lokal

Ketergantungan Dolar Masih Membayangi, Indonesia Perlu Perkuat Transaksi dengan Mata Uang Lokal

  • account_circle Reski
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) kembali menjadi perhatian karena sering memicu tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu mengurangi ketergantungan terhadap mata uang tersebut.

Saat dolar AS menguat, biaya impor ikut naik. Kenaikan itu dapat mendorong inflasi dan menambah beban pelaku usaha. Banyak perusahaan juga harus menyesuaikan strategi bisnis untuk menghadapi perubahan biaya produksi dan perdagangan.

Rupiah Kerap Tertekan Saat Dolar Menguat

Tekanan terhadap rupiah bukan fenomena baru. Dalam berbagai periode gejolak ekonomi global, rupiah sering melemah ketika dolar AS menguat. Kondisi serupa terjadi saat krisis Asia 1998, gejolak pasar keuangan 2013, pandemi COVID-19, hingga ketidakpastian ekonomi saat ini.

Meski demikian, fondasi ekonomi Indonesia kini lebih kuat dibandingkan dua dekade lalu. Cadangan devisa nasional masih berada pada level yang aman. Posisi tersebut mampu mendukung kebutuhan impor dan menjaga stabilitas ekonomi.

Namun, kekuatan cadangan devisa belum sepenuhnya menghilangkan kerentanan terhadap dolar AS. Struktur perdagangan dan pembiayaan internasional masih membuat Indonesia sensitif terhadap perubahan ekonomi global.

Dominasi Dolar dalam Perdagangan Global

Dolar AS masih menjadi mata uang utama dalam perdagangan internasional. Banyak negara menggunakan dolar untuk transaksi ekspor, impor, dan pembiayaan lintas negara.

Sebagian besar transaksi ekspor Indonesia juga masih menggunakan dolar AS. Akibatnya, perubahan nilai dolar dapat memengaruhi biaya perdagangan dan aktivitas bisnis nasional.

Dominasi tersebut membuat banyak negara berkembang menghadapi tekanan ketika dolar menguat. Indonesia termasuk negara yang merasakan dampak tersebut karena aktivitas perdagangan internasional masih bergantung pada mata uang AS.

Mendorong Penggunaan Mata Uang Lokal

Pemerintah bersama otoritas terkait terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional. Langkah ini bertujuan mengurangi risiko yang muncul akibat fluktuasi dolar AS.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memperluas pasar ekspor dan memperkuat industri dalam negeri. Strategi tersebut dapat meningkatkan ketahanan ekonomi nasional dalam jangka panjang.

Penggunaan mata uang lokal yang lebih luas dapat membantu mengurangi tekanan terhadap rupiah. Kebijakan itu juga berpotensi memperkuat stabilitas ekonomi ketika terjadi gejolak di pasar keuangan global.

Dengan dukungan fundamental ekonomi yang lebih baik, Indonesia memiliki peluang untuk membangun sistem ekonomi yang lebih kuat. Upaya tersebut dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus meningkatkan daya tahan ekonomi nasional.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vidi Aldiano meninggal dunia penyanyi pop Indonesia

    Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Penyanyi Pop Indonesia Tutup Usia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 470
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penyanyi dan penulis lagu Indonesia, Vidi Aldiano, meninggal dunia pada Sabtu (7/3). Kabar duka ini langsung menyebar luas di media sosial. Keluarga serta sejumlah rekan musisi segera menyampaikan ucapan belasungkawa. Salah satu pesan duka datang dari Deddy Corbuzier. Ia menuliskan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya. Deddy mengunggah ilustrasi hati retak dengan […]

  • Pemburu Masa Depan Pemuda 21 dalam kegiatan Bina Akrab tahun 2023

    PEMBURU MASA DEPAN

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pertama, saya menghirup udara di dalam pesawat dengan jantung berdebar. Sejak saat itu, saya menyadari perjalanan ini masih panjang. Oleh karena itu, saya bersiap menghadapi proses dan dinamika yang berliku. Ketika ombak mengguncang bahtera kehidupan yang memuat jutaan manusia, maka pendidikan hadir sebagai nahkoda penunjuk arah keselamatan. Mimpi, Proses, dan Seleksi Alam […]

  • Evaluasi Distanak Sultra diminta SMC terkait penyaluran bantuan alsintan

    SMC Sultra Nilai Klarifikasi Mantan Kadis Pertanian Berpotensi Menyesatkan Persepsi Publik, Minta Gubernur Evaluasi Pejabat Distanak Sultra

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 304
    • 0Komentar

    ‎‎Kendari, (duasatunews.com) — Ketua Sultra Monitoring Corruption (SMC) Sulawesi Tenggara, Aksan Setiawan, menilai klarifikasi yang disampaikan mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara, LM Rusdin Jaya, terkait mekanisme pengadaan dan penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) berpotensi menimbulkan persepsi yang kurang tepat di tengah masyarakat. ‎ ‎Menurut Aksan, meskipun pengadaan alsintan bersumber dari […]

  • Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei terkait kepemimpinan sementara Iran

    Iran Tetapkan Kepemimpinan Sementara Usai Wafatnya Ali Khamenei dalam Serangan AS–Israel

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 369
    • 0Komentar

    TEHERAN, (Duasatunews.com) — Pemerintah Iran membentuk kepemimpinan sementara setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber mengatakan, presiden, ketua lembaga peradilan, dan satu anggota Dewan Wali Iran kini menjalankan tugas Pemimpin Tertinggi. Mokhber menegaskan konstitusi Iran mengatur mekanisme tersebut. Mokhber […]

  • Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    Unlikely Origins: The Humble Beginnings of Today’s Tech Titans

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Rahman
    • visibility 1.379
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Tech trends 2023 menunjukkan bagaimana teknologi semakin menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Perkembangan gadget, kecerdasan buatan, dan sistem pintar kini mengubah cara manusia bekerja, beristirahat, dan berinteraksi di era digital. Sementara itu, perkembangan gadget terus bergerak cepat di berbagai sektor. Misalnya, kecerdasan buatan dan sistem pintar mulai memengaruhi cara manusia bekerja dan berinteraksi. […]

  • Prabowo Curiga Ada Elit yang Nyinyir dan Menghujat Pemerintah di Medsos: Jangan-Jangan Dibayar

    Prabowo Curiga Ada Elit yang Nyinyir dan Menghujat Pemerintah di Medsos: Jangan-Jangan Dibayar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 640
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.co – Arus serangan personal dan narasi negatif terhadap pemerintah di media sosial kian menguat. Situasi ini memicu kekhawatiran soal kualitas ruang digital dan dampaknya bagi kepercayaan publik terhadap kebijakan negara. Isu tersebut mencuat saat pemerintah baru mulai menjalankan agenda konsolidasi. Stabilitas politik dan kepercayaan masyarakat menjadi faktor krusial pada fase awal pemerintahan. Karena itu, […]

expand_less