Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » KPIT : Penambangan Ilegal Gunung Botak Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tetapi Ancaman Serius terhadap Masa Depan Pulau Buru

KPIT : Penambangan Ilegal Gunung Botak Bukan Sekadar Persoalan Hukum, Tetapi Ancaman Serius terhadap Masa Depan Pulau Buru

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 782
  • comment 15 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Ketua Komite Pemuda Indonesia Timur (KPIT), Ichi Amahoru, menilai persoalan penambangan emas ilegal di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Maluku, telah berkembang menjadi krisis multidimensi yang tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai pelanggaran hukum semata. Menurutnya, aktivitas pertambangan tanpa izin telah berdampak pada kerusakan lingkungan, melemahkan kewibawaan negara, mengancam keselamatan masyarakat, hingga berpotensi merugikan penerimaan negara dalam jumlah besar.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul langkah pemerintah melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM yang meningkatkan proses hukum terhadap dugaan aktivitas pertambangan ilegal di kawasan Gunung Botak setelah menemukan sejumlah alat bukti yang mengarah pada tindak pidana pertambangan tanpa izin.

Menurut Ichi Amahoru, selama bertahun-tahun Gunung Botak menjadi simbol lemahnya tata kelola sumber daya alam di Indonesia. Kawasan yang seharusnya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat justru menjadi ruang tumbuhnya aktivitas ilegal yang melibatkan berbagai kepentingan oligarki

“Gunung Botak telah berubah menjadi potret kegagalan tata kelola apabila negara tidak hadir secara konsisten. Persoalan ini bukan sekadar adanya penambang ilegal, tetapi juga menyangkut jaringan distribusi hasil tambang, dugaan keterlibatan para oligarki pemodal, hingga lemahnya pengawasan di lapangan. Negara harus memutus seluruh mata rantai tersebut,” tegas Ichi Amahoru.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan penertiban semata tidak akan menyelesaikan persoalan apabila akar masalah tidak disentuh. Menurutnya, pemerintah perlu melakukan investigasi secara menyeluruh terhadap pihak-pihak yang memperoleh keuntungan ekonomi dari aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Ichi menilai bahwa praktik pertambangan ilegal selalu memiliki rantai ekonomi yang terorganisasi, mulai dari penyedia alat berat, pemasok bahan kimia berbahaya, pembeli emas, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal. Oleh sebab itu, penegakan hukum harus menyasar aktor intelektual maupun pemodal, bukan hanya pekerja lapangan.

Selain aspek hukum, KPIT juga menyoroti dampak lingkungan yang semakin mengkhawatirkan. Penggunaan merkuri dan sianida dalam pengolahan emas dinilai berpotensi mencemari daerah aliran sungai, tanah, yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar. Kondisi tersebut dapat menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang serta mengancam sektor pertanian, perkebunan di Pulau Buru.

Menurut Ichi, pemerintah tidak boleh hanya berorientasi pada operasi penertiban yang bersifat sementara. Yang lebih penting adalah membangun sistem pengelolaan pertambangan rakyat yang legal, transparan, berkelanjutan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

“Apabila negara hanya datang melakukan razia, kemudian beberapa bulan berikutnya aktivitas ilegal kembali berlangsung, maka yang terjadi hanyalah siklus penegakan hukum tanpa penyelesaian. Yang dibutuhkan adalah reformasi tata kelola pertambangan secara menyeluruh,” ujarnya.

KPIT juga mendorong pemerintah pusat membentuk satuan tugas terpadu yang melibatkan Kementerian ESDM, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, PPATK, serta Kementerian Lingkungan Hidup

untuk mengusut seluruh jaringan bisnis pertambangan ilegal di Gunung Botak.
Menurut Ichi, transparansi menjadi kunci dalam membangun kembali kepercayaan publik. Oleh karena itu, setiap perkembangan penyidikan harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak memunculkan spekulasi maupun dugaan adanya perlindungan terhadap pihak tertentu.

Ia mengapresiasi langkah awal pemerintah yang meningkatkan penanganan kasus ke tahap penyidikan, namun menegaskan bahwa masyarakat akan menilai keberhasilan pemerintah dari keberanian mengungkap aktor utama di balik praktik pertambangan ilegal tersebut.
Di akhir pernyataannya, Ichi Amahoru menegaskan bahwa Gunung Botak harus menjadi momentum pembenahan tata kelola pertambangan nasional.

“Jangan biarkan Gunung Botak hanya menjadi berita tentang penertiban yang terus berulang. Jadikan momentum ini sebagai titik balik reformasi tata kelola pertambangan, penegakan hukum tanpa pandang bulu, serta perlindungan terhadap lingkungan dan hak masyarakat adat pulau buru serta Maluku pada umumnya. Negara harus hadir secara nyata, bukan hanya ketika masalah telah membesar.”

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ammar Zoni dituntut 9 tahun penjara dalam kasus narkotika

    Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara dalam Kasus Narkotika

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 398
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Jaksa penuntut umum menuntut aktor Ammar Zoni dengan hukuman sembilan tahun penjara dalam perkara dugaan pengedaran narkotika di Rumah Tahanan Salemba. Sidang pembacaan tuntutan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis. Jaksa dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Yeni Rosalita, membacakan tuntutan tersebut di hadapan majelis hakim. Ia menyatakan bahwa Ammar bersama sejumlah […]

  • Penyalahgunaan wewenang DPMPTSP disorot di Sulawesi Tenggara

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 369
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk segera memanggil dan memeriksa mantan Krpala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kab. Bombana. Permintaan tersebut menyusul adanya polemik terhadap rekomendasi Kesesuaian Tata Ruang Daerah Rencana Lokasi Kegiatan Usaha Pembangunan Kawasan Industri Beserta […]

  • Operasi AS di Venezuela Picu Ketegangan Geopolitik

    Operasi AS di Venezuela Picu Ketegangan Geopolitik

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 824
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Operasi AS di Venezuela pada 3 Januari 2026 memicu perhatian luas komunitas internasional. Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi militer yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, oleh pasukan AS, serta memicu krisis geopolitik di kawasan Amerika Latin.(Baca juga laporan terkait di kanal Geopolitik Global: https://duasatunews.com/category/geopolitik-global) Presiden AS Donald […]

  • Bahlil Lahadalia menyampaikan pernyataan terkait minyak mentah Rusia masuk Indonesia dalam acara Himpunan Alumni IPB

    Minyak Mentah Rusia Segera Masuk Indonesia, Pemerintah Prioritaskan Ketahanan Energi

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan minyak mentah (crude) dari Rusia akan segera masuk ke Indonesia untuk memperkuat ketahanan pasokan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Pemerintah menargetkan impor minyak mentah dari Rusia mencapai 150 juta barel hingga akhir 2026 dan menjalankannya secara bertahap. Kebijakan ini bertujuan menjaga […]

  • Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 815
    • 0Komentar

    Jakarta — Peristiwa dugaan pencurian yang melibatkan seorang perempuan lanjut usia di Pasar Tanah Abang menarik perhatian publik. Kasus ini hampir berujung kekerasan massa dan memunculkan dua persoalan hukum sekaligus. Di satu sisi, publik menyoroti dugaan pengambilan pakaian tanpa izin pemilik. Di sisi lain, rekaman video juga memperlihatkan tindakan kekerasan oleh sejumlah orang di lokasi […]

  • Kenapa Invasi Amerika Serikat Ke Venezuela Sangat Problematika?

    Kenapa Invasi Amerika Serikat Ke Venezuela Sangat Problematika?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 890
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com — invasi AS ke Venezuela kembali menjadi sorotan internasional setelah sejumlah pejabat Amerika Serikat menyampaikan opsi penggunaan kekuatan militer. Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari berbagai negara dan pengamat global. Wacana ini muncul di tengah [krisis politik Venezuela] yang belum menunjukkan tanda penyelesaian. Amerika Serikat terus menekan pemerintah Caracas melalui sanksi ekonomi dan […]

expand_less