Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » POST TRUTH PESTA DEMOKRASI

POST TRUTH PESTA DEMOKRASI

  • account_circle Dr. Eni Samayati
  • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
  • visibility 1.134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Fenomena post-truth dalam pesta demokrasi semakin menguat dalam kehidupan politik Indonesia. Saat ini, emosi dan sentimen sering mengalahkan fakta. Akibatnya, opini publik mudah digiring oleh narasi manipulatif, bukan oleh data dan kebenaran.

Demokrasi yang Kehilangan Arah Nalar

Pada kenyataannya, Indonesia sedang melewati fase sosial-politik yang melelahkan. Pemerintah kerap melahirkan kebijakan tanpa dialog terbuka. Selain itu, ruang kritik publik terus menyempit. Karena itu, masyarakat kesulitan berpikir secara bebas dan rasional.

Lebih jauh, banyak program berjalan tanpa kajian yang matang. Pemerintah juga sering mengabaikan uji publik. Akibatnya, kebijakan gagal menjawab kebutuhan nyata rakyat. Situasi ini, pada akhirnya, memperbesar krisis kepercayaan terhadap negara.

Kritik Dipersempit, Polarisasi Diperlebar

Dalam iklim post-truth, kekuasaan menganggap dukungan sebagai kebenaran. Sebaliknya, mereka mencurigai kritik sebagai ancaman politik. Pola ini jelas merusak prinsip demokrasi. Padahal, demokrasi hidup dari perbedaan pendapat.

Lebih ironis lagi, penguasa sering memberi label negatif pada suara kritis. Mereka menyebut kritik sebagai radikalisme atau gangguan stabilitas. Karena itu, ketakutan tumbuh di ruang publik. Banyak warga akhirnya memilih diam daripada bersuara.

Narasi Palsu dan Peran Prajurit Maya

Untuk menjaga kepentingan politik, elite kekuasaan memanfaatkan narasi menyesatkan. Mereka menggerakkan aktor anonim di media sosial. Para prajurit maya ini menyerang lawan dengan stigma dan hoaks. Setelah itu, mereka menghilang tanpa jejak.

Akibat praktik ini, ruang digital berubah menjadi medan konflik. Diskusi sehat menghilang. Sebaliknya, provokasi dan ujaran kebencian mendominasi. Oleh karena itu, perpecahan sosial semakin sulit dicegah.

Suara Jalanan yang Dianggap Gangguan

Di sisi lain, penguasa sering memandang demonstrasi sebagai ancaman ketertiban. Mereka tidak melihatnya sebagai bagian dari demokrasi. Aparat kerap merespons aksi damai dengan pendekatan represif. Gas air mata pun menggantikan dialog.

Akibatnya, kepercayaan publik terus menurun. Negara gagal mendengar suara warganya sendiri. Dengan demikian, demokrasi kehilangan makna substansialnya.

Pesta Demokrasi Tanpa Substansi

Setiap lima tahun, negara menggelar pemilu dengan anggaran besar. Pemerintah menghabiskan triliunan rupiah. Namun, rakyat jarang merasakan manfaatnya. Proses demokrasi justru terasa elitis dan transaksional.

Dalam konteks post-truth dalam pesta demokrasi, pemilu sering hanya menjadi formalitas. Banyak pihak meragukan keadilan prosesnya. Karena itu, demokrasi tampak sekadar label administratif, bukan kehendak rakyat.

Melawan Post-Truth demi Masa Depan Demokrasi

Pada akhirnya, demokrasi membutuhkan nalar dan kejujuran. Masyarakat harus kembali menghargai fakta. Negara wajib membuka ruang kritik yang sehat. Selain itu, media dan warga perlu aktif melawan narasi palsu.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, demokrasi akan semakin rapuh. Indonesia berisiko kehilangan arah. Oleh sebab itu, melawan post-truth bukan pilihan, melainkan keharusan demi masa depan demokrasi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • impor balik Jepang 2025 mencapai rekor tertinggi 30 tahun

    Impor Balik Mobil Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dalam Tiga Dekade

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 298
    • 0Komentar

    impor balik Jepang 2025 pecahkan rekor 30 tahun Jakarta, duasatunews – impor balik Jepang pada 2025 mencatat rekor tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Sepanjang tahun lalu, produsen otomotif Jepang mengimpor kembali 111.513 unit kendaraan produksi luar negeri ke pasar domestik. Angka ini naik 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui rekor lama 107.092 unit yang […]

  • Evakuasi ATR 42 Pangkep Libatkan H225M dan Boeing TNI AU

    Evakuasi ATR 42 Pangkep Libatkan H225M dan Boeing TNI AU

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Evakuasi ATR 42 Pangkep terus berlangsung di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara mengerahkan helikopter H225M Caracal dan pesawat Boeing guna mempercepat pencarian korban serta pengangkutan puing pesawat. Kepala Dinas Penerangan TNI AU, I Nyoman Suadnyana, menyatakan komando segera mengirim unsur udara setelah menerima laporan kecelakaan. […]

  • Alwi Farhan Indonesia Masters 2026 saat bertanding di Istora Senayan

    Straight Game! Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Indonesia Masters 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 194
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Alwi Farhan semifinal Indonesia Masters 2026 setelah mencatat kemenangan meyakinkan atas wakil Jepang, Yushi Tanaka, pada laga perempat final. Pertandingan berlangsung di Istora Senayan, Jumat (23/1). Sejak gim pertama, Alwi Farhan langsung menunjukkan permainan agresif. Ia mengambil inisiatif serangan lebih awal dan memaksa lawan bermain dalam tempo cepat. Pola reli yang rapi […]

  • Lapangan pertandingan WTA Dubai yang diikuti Aldila Sutjiadi

    Aldila Sutjiadi Siap Bangkit di WTA 1000 Dubai, Janice Tjen Jaga Momentum

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 167
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Turnamen level tinggi selalu membawa konsekuensi besar bagi atlet. Aldila Sutjiadi menghadapi tekanan untuk bangkit di WTA 1000 Dubai setelah hasil kurang optimal di Doha. Di saat bersamaan, Janice Tjen memikul ekspektasi publik usai mencatat kemenangan meyakinkan di babak awal. Penampilan keduanya menjadi perhatian karena berdampak langsung pada posisi tenis putri Indonesia […]

  • Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 309
    • 0Komentar

    JAYAPURA, duasatunews.com — Ekspansi perkebunan kelapa sawit di Papua kembali memicu kekhawatiran publik karena dampaknya langsung terhadap hutan, tanah adat, dan keberlanjutan hidup masyarakat. Di sejumlah wilayah, pembukaan kebun sawit mempercepat hilangnya tutupan hutan sekaligus memicu konflik lahan yang belum terselesaikan hingga kini. Mengapa Isu Ini Mendesak Sekarang Sorotan terhadap sawit Papua menguat seiring evaluasi […]

  • HP21N desak Dirjen Minerba tolak RKAB PT BHR dalam aksi mahasiswa Sultra di Jakarta

    HP21N Desak Dirjen Minerba Tak Setujui RKAB PT BHR

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle Santi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ratusan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tergabung dalam Himpunan Pemuda 21 Nusantara (HP21N) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Jakarta, Rabu (17/1/2024). Dalam aksi tersebut, massa secara terbuka menyoroti praktik tambang ilegal di Sultra. Karena itu, mereka meminta Dirjen Minerba menolak pengajuan Rencana Kerja dan […]

expand_less