Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

  • account_circle Nur Wayda
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 563
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Kelestarian hutan cegah bencana menjadi isu utama di tengah meningkatnya banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Indonesia. Kerusakan hutan terbukti memperbesar risiko bencana alam dan mengancam keselamatan masyarakat, khususnya di daerah rawan seperti Sumatera dan Aceh.

Kelestarian Hutan Cegah Bencana Alam di Musim Hujan

Belakangan ini, banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hutan berperan penting sebagai benteng alami lingkungan. Pepohonan menyerap air hujan, menjaga keseimbangan tata air, dan mengurangi potensi bencana.

Fenomena ini sejalan dengan laporan sebelumnya mengenai
https://duasatunews.com/banjir-di-sumatera
yang menyoroti dampak kerusakan lingkungan terhadap meningkatnya risiko banjir.

Kerusakan Lingkungan Menghambat Kelestarian Hutan Cegah Bencana

Indonesia hampir setiap tahun menghadapi kebakaran hutan dan praktik illegal logging. Aktivitas tersebut terus merusak kawasan hutan meskipun pemerintah menjalankan program penanaman pohon secara masif.

Persoalan ini juga berkaitan erat dengan pemberitaan tentang
https://duasatunews.com/kebakaran-hutan-di-indonesia
yang hingga kini masih menjadi tantangan serius dalam perlindungan lingkungan.

Peran Hutan bagi Ekosistem dan Kehidupan

Hutan menjaga keseimbangan ekosistem secara menyeluruh. Pepohonan mencegah erosi, mengatur aliran air, serta menjadi habitat berbagai flora dan fauna. Selain itu, tumbuhan memurnikan udara dan membantu menekan risiko penyakit akibat polusi.

Upaya kelestarian hutan cegah bencana tidak hanya melindungi alam, tetapi juga menjaga kualitas hidup manusia dalam jangka panjang.

Peran Pemerintah dalam Kelestarian Hutan Cegah Bencana

Pemerintah daerah terus mendorong restorasi hutan melalui penanaman kembali, edukasi publik, dan peningkatan patroli pengawasan. Aparat juga perlu menindak tegas pelaku pembakaran dan penebangan hutan ilegal.

Berdasarkan data resmi
https://www.menlhk.go.id
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebutkan bahwa kerusakan hutan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di Indonesia.

Sementara itu, laporan dari
https://www.bnpb.go.id
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa deforestasi berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian banjir dan tanah longsor di berbagai daerah.

Pemuda dan Masyarakat Dukung Kelestarian Hutan Cegah Bencana

Pemuda dan komunitas lingkungan memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian hutan. Edukasi publik dan aksi nyata di tingkat lokal mampu memperkuat gerakan sadar lingkungan.

Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar kelestarian hutan cegah bencana dapat terwujud secara berkelanjutan.

Menjaga Hutan untuk Masa Depan

Memasuki musim hujan, risiko banjir dan longsor semakin meningkat. Pemerintah dan masyarakat perlu menghentikan segala bentuk perusakan hutan serta mendukung program pelestarian secara konsisten.

Bencana tidak hanya berdampak pada wilayah tertentu, tetapi dirasakan oleh semua pihak. Oleh karena itu, menjaga lingkungan dan melestarikan hutan menjadi tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang.

  • Penulis: Nur Wayda
  • Editor: Rahman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Depan Presiden Prabowo, Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Jaksa Agung: 192 Pejabat Dicopot

    Di Depan Presiden Prabowo, Mentan Amran Akui Kerap Jual Nama Jaksa Agung: 192 Pejabat Dicopot

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 478
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penertiban di sektor pertanian kembali mengemuka ke ruang publik. Kali ini, perhatian tertuju pada pernyataan Menteri Pertanian yang mengaku kerap menyebut nama pejabat penegak hukum saat pengawasan lapangan. Karena menyangkut distribusi pangan dan pupuk, isu ini langsung berdampak pada kepentingan petani dan konsumen. Di sisi lain, pemerintah tengah mendorong percepatan swasembada pangan. Karena […]

  • Mendagri Tito Karnavian mengimbau pemda menghentikan rekrut tenaga honorer baru untuk menjaga kesehatan fiskal daerah

    Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Hentikan Rekrutmen Honorer Baru demi Cegah Beban APBD

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengimbau seluruh pemerintah daerah (pemda) agar tidak lagi merekrut tenaga honorer baru. Langkah tersebut bertujuan menjaga kesehatan fiskal daerah sekaligus mencegah peningkatan belanja pegawai yang berlebihan. Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6), Tito meminta kepala daerah mematuhi kebijakan moratorium […]

  • Program Beasiswa KIP Kuliah 2026 dorong pemerataan pendidikan

    Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Tahun 2026 Akan Segera Dibuka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 901
    • 3Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Biaya kuliah dan kebutuhan hidup mahasiswa masih menghambat lulusan SMA dan sederajat dari keluarga kurang mampu. Akibat kondisi tersebut, banyak calon mahasiswa menunda rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di berbagai daerah, ketimpangan akses pendidikan tinggi terus terjadi. Terutama di wilayah dengan partisipasi perguruan tinggi rendah, keterbatasan ekonomi sering memutus peluang generasi […]

  • Soeharto Pahlawan Nasional Presiden kedua Republik Indonesia

    Soeharto dan Gelar Pahlawan Nasional: Analisis Sejarah, Politik, dan Moral

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Saydul La Opua
    • visibility 883
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menetapkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 pada 10 November 2025. Keputusan ini segera memicu perdebatan luas di ruang publik dan media nasional. Publik kembali menilai posisi Soeharto dalam sejarah Indonesia, antara prestasi pembangunan dan kontroversi kekuasaan Orde Baru. Soeharto menjabat sebagai Presiden kedua […]

  • KTT D-8 2026 membahas kerja sama ekonomi negara berkembang

    KTT D-8 2026: Indonesia Dorong Kerja Sama Ekonomi Konkret

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 360
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (D-8) yang akan berlangsung di Jakarta pada April 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara berkembang. Pemerintah menargetkan forum ini menghasilkan kesepakatan nyata yang memberi dampak langsung, bukan sekadar pertemuan simbolik. Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan bahwa pemerintah kini menyusun agenda […]

  • Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    Anggota Ombudsman RI Disetujui DPR untuk Periode 2026–2031

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – DPR RI menyetujui Anggota Ombudsman RI periode 2026–2031 dalam Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026. Keputusan ini mengakhiri seluruh tahapan seleksi yang Komisi II DPR RI laksanakan melalui uji kelayakan dan kepatutan. Rapat Paripurna DPR RI menyepakati sembilan nama calon Ombudsman untuk masa jabatan lima tahun. Wakil Ketua DPR […]

expand_less