Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Mahasiswa dan Rakyat Sultra: Benteng Terakhir Melawan Tambang Ilegal di Tanah Anoa

Mahasiswa dan Rakyat Sultra: Benteng Terakhir Melawan Tambang Ilegal di Tanah Anoa

  • account_circle Darman
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 472
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Penambangan ilegal di Sulawesi Tenggara kini tidak lagi tersembunyi. Sebaliknya, aktivitas ini berlangsung terang-terangan, bahkan merobek hutan, mencemari sungai, dan menggerus ruang hidup masyarakat. Dalam konteks ini, kehadiran mahasiswa yang bersatu dengan warga bukan sekadar simbol perlawanan. Lebih jauh, mereka menjadi alarm keras atas kegagalan negara menjaga Tanah Anoa.

Tambang Ilegal Terus Beroperasi Tanpa Kendali

Pada kenyataannya, mahasiswa dan masyarakat Sultra kini berdiri di barisan yang sama. Selain itu, mereka menyuarakan keresahan yang selama ini terabaikan. Sementara itu, alat berat keluar-masuk kawasan hutan tanpa hambatan. Akibatnya, sungai berubah warna dan sawah kehilangan kesuburan. Namun demikian, para pemegang kekuasaan justru memilih diam. Dengan kata lain, tambang ilegal tumbuh subur bukan karena ketiadaan aturan, melainkan karena aparat gagal menegakkan hukum.

Lemahnya Penegakan Hukum Memperparah Kerusakan

Pada dasarnya, perlawanan mahasiswa berdiri di atas landasan konstitusional yang kuat. Sebab, konstitusi menjamin hak setiap warga atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Sayangnya, praktik di lapangan menunjukkan ketimpangan serius. Alih-alih menindak tegas pelaku, aparat membiarkan penambang ilegal beroperasi bertahun-tahun. Di sisi lain, warga yang menyuarakan penolakan justru kerap mendapat tekanan. Akibat kondisi ini, hukum kehilangan wibawanya.

Masyarakat Menanggung Dampak Paling Berat

Lebih parah lagi, masyarakat adat, petani, dan nelayan menanggung dampak paling besar. Tidak hanya itu, mereka kehilangan akses air bersih, lahan produktif, dan rasa aman. Ironisnya, tambang ilegal tidak pernah mengembalikan keuntungan kepada rakyat. Sebaliknya, aktivitas ini meninggalkan lubang tambang, banjir lumpur, serta konflik sosial yang berkepanjangan. Pada akhirnya, kerusakan lingkungan berubah menjadi krisis sosial.

Aliansi Mahasiswa dan Rakyat sebagai Koreksi Moral

Dalam situasi tersebut, aliansi mahasiswa dan masyarakat Sultra menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, gerakan ini menjadi koreksi moral bagi pemerintah daerah dan pusat. Lebih penting lagi, negara tidak boleh tunduk pada kepentingan segelintir orang yang meraup keuntungan dari kerusakan ekologis.

Tanah Anoa, Titipan untuk Generasi Mendatang

Pada akhirnya, Tanah Anoa bukan warisan untuk dieksploitasi sesuka hati. Sebaliknya, wilayah ini merupakan titipan bagi generasi mendatang. Ketika mahasiswa dan masyarakat harus turun ke jalan demi menghentikan tambang ilegal, maka kondisi tersebut menandakan kegagalan serius dalam tata kelola sumber daya alam. Jika negara terus membiarkan kerusakan terjadi, maka sejarah akan mencatat kehancuran Sulawesi Tenggara bukan sebagai ketidaktahuan, melainkan sebagai pembiaran yang disengaja.

“Jangan biarkan Sulawesi Tenggara rusak akibat maraknya penambangan ilegal. Aktivitas ini berpotensi besar merusak ekosistem dan mengancam kelestarian Tanah Anoa.”

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop mengenai penguatan sains dan teknologi dalam menghadapi disrupsi global, dengan fokus pada manajemen krisis dan transformasi struktural, yang diadakan di Jakarta pada 23 April 2026, dengan pembicara Dr. Caasan Abidin, J.S. Brian Yuliarto, dan Profesor Takayoshi Watanabe

    Penguatan Sains dan Teknologi untuk Hadapi Disrupsi Global

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi, sinergi lintas sektor, serta kolaborasi internasional menjadi kunci bagi Indonesia dalam menghadapi disrupsi global. Menghadapi Disrupsi Global dengan Penguatan Sains dan Teknologi Indonesia kini menghadapi tantangan besar akibat ketidakpastian global yang mempengaruhi sektor perdagangan, impor, energi, dan rantai pasok. […]

  • Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Rute Raha–Maligano Tenggelam di Perairan Muna

    Cuaca Buruk, Kapal Penumpang Rute Raha–Maligano Tenggelam di Perairan Muna

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Muna, duasatunews.com — Kapal penumpang tenggelam di Muna akibat cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Insiden ini terjadi di perairan dekat Desa Pohorua, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Kapal speed boat KM Maligano Star melayani rute Raha–Maligano saat peristiwa berlangsung. Seluruh penumpang dan awak kapal […]

  • serangan militer AS Venezuela mengguncang Caracas

    Venezuela Membara: Serangan Militer AS Guncang Caracas, Klaim Penangkapan Maduro Picu Krisis Global

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 359
    • 0Komentar

    JAKARTA ,Dusatunews.com – Ketegangan geopolitik dunia kembali memuncak setelah Amerika Serikat melancarkan serangan militer langsung ke wilayah Venezuela pada Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat. Serangan tersebut mengguncang ibu kota Caracas, memicu kepanikan massal, dan memancing reaksi keras komunitas internasional. Warga dan sumber lapangan melaporkan sedikitnya tujuh ledakan beruntun di sejumlah titik strategis Caracas sekitar pukul […]

  • kebijakan Spanyol larang pesawat AS Iran di wilayah udara dan pangkalan militer

    Spanyol larang pesawat AS Iran Terbang di Wilayahnya

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 151
    • 0Komentar

    MADRID,(duasatunews.com) – Kebijakan Spanyol larang pesawat AS menjadi sorotan setelah pemerintah Madrid menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer Amerika Serikat yang terkait operasi terhadap Iran. Langkah ini menegaskan sikap Spanyol untuk menghindari keterlibatan dalam eskalasi konflik. Spanyol Larang Pesawat AS di Wilayah Udara Pemerintah Spanyol memutuskan menutup akses wilayah udara bagi pesawat militer Amerika Serikat […]

  • Iran serang Israel dengan peluncuran rudal balistik pada malam hari

    Iran Serang Israel, Rudal dan Drone Picu Sirene

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 222
    • 0Komentar

    TEHERAN, (duasatunews.com) — Iran serang Israel dengan meluncurkan rudal dan drone pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Serangan Iran ke Israel ini memicu sirene peringatan di berbagai wilayah, terutama di Israel bagian utara, setelah militer Israel mendeteksi sejumlah rudal bergerak dari wilayah Iran menuju negaranya. Sebagai respons awal atas Iran serang Israel, militer Israel meminta warga segera […]

  • Tokoh Pemuda Konsel Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Polemik PT WIN: “Jangan Sampai Salah Kiprah”

    Tokoh Pemuda Konsel Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Polemik PT WIN: “Jangan Sampai Salah Kiprah”

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Persoalan yang tengah mencuat terkait aktivitas pertambangan PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, menjadi perhatian serius berbagai pihak. Aktivitas pertambangan yang berada di sekitar kawasan pemukiman warga dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kamis 21 Mei 2026. Selama beberapa tahun terakhir, aktivitas PT WIN […]

expand_less