Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

Purbaya Blak-blakan Soal Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe

  • account_circle Darman
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • visibility 287
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Pencabutan izin tambang menjadi sorotan publik setelah pemerintah menilai praktik pertambangan ilegal masih menghambat pertumbuhan ekonomi nasional. Aktivitas tambang yang melanggar aturan tidak hanya menekan penerimaan negara, tetapi juga memicu kerusakan lingkungan dan konflik di daerah.

Pemerintah menilai langkah penertiban ini perlu dilakukan segera demi menjaga kepastian hukum dan kepentingan masyarakat luas.

Isu Menguat di Tengah Target Pertumbuhan 8 Persen

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada 2029. Target ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi satu dekade terakhir yang bertahan di kisaran 5 persen.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menempatkan perbaikan iklim usaha sebagai prioritas. Sektor pertambangan masuk dalam fokus utama karena dinilai rawan pelanggaran izin dan tata kelola.

Purbaya: Pencabutan Izin Tambang Demi Kepastian Hukum

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tengah membersihkan praktik buruk di sektor pertambangan. Salah satu langkah yang ditempuh ialah pencabutan izin perusahaan yang beroperasi secara ilegal, termasuk di kawasan tambang emas Martabe.

Menurut Purbaya, kebijakan ini bertujuan menciptakan iklim investasi yang sehat. Pemerintah, kata dia, tidak menolak kegiatan pertambangan, tetapi menindak tegas aktivitas yang melanggar hukum.

Ia menegaskan perusahaan tetap memiliki hak menempuh jalur hukum. Pengusaha dapat mengajukan keberatan selama menjalankan usaha secara sah dan transparan.

Polemik Sentralisasi dan Respons Pemerintah

Kebijakan pencabutan izin tambang memunculkan kekhawatiran soal potensi sentralisasi kewenangan. Sebagian pihak menilai pemerintah pusat terlalu dominan dalam pengelolaan sumber daya alam.

Purbaya membantah anggapan tersebut. Ia menyebut pemerintah hanya memperbaiki sistem yang selama ini rawan korupsi di daerah. Pemerintah pusat, kata dia, akan mengelola kewenangan tertentu secara sementara sebelum mengembalikannya ke daerah dengan standar tata kelola yang lebih baik.

Dampak Pencabutan Izin Tambang bagi Daerah

Pengamat menilai pencabutan izin tambang dapat memperbaiki tata kelola industri ekstraktif. Namun, mereka mengingatkan pemerintah agar menjaga stabilitas ekonomi daerah dan melindungi tenaga kerja lokal.

Tanpa koordinasi yang matang, kebijakan ini berpotensi memicu ketidakpastian usaha di wilayah penghasil tambang.

Penutup: Penertiban Tambang Jadi Ujian Konsistensi

Penataan izin pertambangan menjadi ujian konsistensi pemerintah dalam menegakkan hukum tanpa mengorbankan kepentingan ekonomi. Keberhasilan kebijakan ini bergantung pada transparansi, kepastian regulasi, dan perlindungan terhadap masyarakat terdampak.

Pemerintah berharap pembenahan iklim usaha dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara bertahap hingga mendekati target 8 persen pada 2029.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pramono Anung membahas pengendalian banjir di Jakarta

    Penanganan Banjir Jakarta: Pramono Siapkan Flyover

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 287
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Penanganan banjir Jakarta menjadi perhatian utama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setiap kali hujan turun di Ibu Kota. Sejak memimpin Jakarta, hujan deras membuatnya terus memantau potensi genangan serta kesiapan jajaran pemerintah daerah di berbagai wilayah rawan. Hal tersebut Pramono sampaikan saat menghadiri Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa […]

  • IPC TPK Panjang tambah QCC Post Panamax di Pelabuhan Panjang Lampung

    Arus Petikemas di Pelabuhan Panjang Terus Naik

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 54
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – IPC Terminal Petikemas Area Panjang menambah satu unit Quay Container Crane (QCC) Post Panamax untuk memperkuat kapasitas bongkar muat di Pelabuhan Panjang, Lampung. Langkah itu mendukung kelancaran arus logistik di Sumatera bagian selatan. Manager IPC TPK Area Panjang Anang Subagyono mengatakan crane baru tiba menggunakan kapal MV Zheng Hua 37 dari China. Pelindo […]

  • penerbangan di Dubai terdampak insiden drone UEA

    Insiden Drone UEA Ganggu Dua Penerbangan dari Indonesia

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 188
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Insiden drone UEA yang menyebabkan jatuhnya serpihan drone di sejumlah wilayah Uni Emirat Arab memengaruhi dua penerbangan dari Indonesia menuju Dubai. Karena kejadian itu, otoritas penerbangan setempat sempat menutup sementara ruang udara di sekitar Bandara Internasional Dubai. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan informasi tersebut melalui Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan Warga Negara […]

  • Bandara khusus IMIP Morowali Jadi Sorotan Nasional, Panda Nababan Pertanyakan Peran Intelejen Negara

    Bandara khusus IMIP Morowali Jadi Sorotan Nasional, Panda Nababan Pertanyakan Peran Intelejen Negara

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Keberadaan bandara khusus di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, kini menuai sorotan nasional. Publik mempertanyakan minimnya pengawasan negara terhadap bandara tersebut, meski fasilitas itu telah beroperasi selama bertahun-tahun. Isu ini mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi bandara tersebut. Ia secara terbuka mempertanyakan sistem pengamanan dan pengawasan negara terhadap […]

  • peran Kadin Sulawesi Tenggara di bawah Anton Timbang di tengah tudingan yang beredar

    Mahasiswa Institut Stiami: Tudingan terhadap Anton Timbang Cederai Praduga Tak Bersalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 538
    • 1Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Sejumlah pihak mengaitkan Anton Timbang dengan dugaan kejahatan penambangan nikel di Kabupaten Konawe Utara. Namun, tudingan tersebut dinilai tidak berdasar dan bersifat spekulatif. Selain itu, narasi yang beredar mengabaikan asas praduga tak bersalah. Saat ini, Anton Timbang menjabat sebagai Ketua Kadin Sulawesi Tenggara. Meski demikian, sejumlah isu menyebut namanya tanpa menyertakan bukti hukum yang […]

  • lingkungan belajar aman melalui penguatan pendidikan karakter

    Komisi X DPR Tekankan Pembinaan Karakter untuk Ciptakan Lingkungan Pendidikan Aman

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 328
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan perlunya penguatan pendidikan karakter untuk mencegah maraknya kekerasan di lingkungan pendidikan. Ia menyatakan bahwa dunia pendidikan tidak boleh hanya mengejar prestasi akademik. Sekolah harus menanamkan nilai moral, etika, empati, dan sikap saling menghormati sejak dini. Menurutnya, nilai-nilai tersebut membentuk kepribadian peserta didik […]

expand_less