Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – Korupsi ekspor CPO kembali menjadi sorotan publik setelah aparat penegak hukum menahan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan kebijakan perdagangan sawit. Kasus ini mengancam keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dan memperlihatkan rapuhnya pengawasan sektor strategis.

Isu korupsi ekspor CPO menjadi penting karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola industri sawit. Komoditas ini menyumbang devisa besar dan menopang perekonomian banyak daerah. Ketika kebijakan ekspor menyimpang, dampaknya langsung menyentuh harga, penerimaan negara, dan kepercayaan publik.

Kejaksaan Agung menahan 11 tersangka setelah rangkaian pemeriksaan intensif. Penyidik menyebut para tersangka berasal dari unsur penyelenggara negara dan pihak swasta. Tim penyidik menemukan indikasi pengaturan ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan palm oil mill effluent (POME) secara melawan hukum sepanjang 2022 hingga 2024. Perhitungan sementara menunjukkan potensi kerugian negara berkisar Rp10 triliun hingga Rp14 triliun.

Langkah penahanan ini memicu respons luas dari publik. Pengamat hukum menilai kasus korupsi ekspor CPO menunjukkan lemahnya pengawasan kebijakan perdagangan komoditas strategis. Sejumlah kalangan mendesak penegak hukum menelusuri peran pengambil keputusan dan aktor utama, bukan hanya pelaksana teknis di lapangan.

Kasus ini juga berpotensi memengaruhi daerah penghasil sawit. Gangguan tata niaga dapat menekan harga tandan buah segar dan mengurangi pendapatan daerah. Petani sawit menghadapi risiko ketika kebijakan ekspor tidak berjalan transparan. Industri turunan sawit pun ikut menanggung ketidakpastian pasar akibat proses hukum yang berjalan.

Selain dampak ekonomi, perkara ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas pengawasan lintas lembaga. Publik menilai pemerintah perlu memperkuat sistem kontrol ekspor dan memastikan kebijakan berjalan akuntabel. Transparansi menjadi kunci untuk mencegah kebocoran serupa di masa depan.

Kejaksaan Agung menyatakan penyidikan kasus POME ini terus berlanjut. Aparat menargetkan pengungkapan perkara secara menyeluruh dan pemulihan kerugian negara. Penanganan kasus korupsi ekspor CPO diharapkan mampu memperkuat tata kelola sektor sawit dan memulihkan kepercayaan masyarakat.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Lahadalia Kilau Timur di Panggung Nasional saat menjabat Menteri ESDM

    BAHLIL LAHADALIA: KILAU TIMUR DI PANGGUNG NASIONAL

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 997
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Di tengah dinamika politik dan pembangunan nasional, nama Bahlil Lahadalia semakin menonjol sebagai putra terbaik dari Timur Indonesia. Ia lahir di Banda Neira, Maluku Tengah. Sementara itu, masa kecilnya ia habiskan di Fakfak, Papua Barat. Selain itu, darah Sulawesi Tenggara mengalir dari sang ibu yang berasal dari Tomia, Wakatobi. Dari wilayah yang […]

  • Alih fungsi lahan Cisarua di lereng Pasirlangu

    Alih Fungsi Lahan Cisarua Jadi Sorotan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Alih fungsi lahan Cisarua menjadi perhatian pemerintah setelah longsor terjadi di lereng perbukitan Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Di kawasan tersebut, hamparan perkebunan sayuran tampak mendominasi lereng yang sebelumnya berfungsi sebagai kawasan hutan. Kondisi itu menarik perhatian Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, saat […]

  • shutdown bandara as antrean panjang keamanan tsa

    Shutdown Bandara AS Picu Antrean Panjang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) – Shutdown bandara AS memicu gangguan besar pada operasional penerbangan setelah sebagian layanan pemerintah berhenti. Bandara di seluruh Amerika Serikat mengalami antrean panjang di pos pemeriksaan keamanan. Banyak penumpang menghadapi penundaan hingga penerbangan terlewat akibat kondisi tersebut. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menyatakan gangguan terjadi secara luas. Dalam pernyataan di media sosial, lembaga […]

  • Kasus OTT PT ST Nickel di Konawe Sulawesi Tenggara

    OTT PT ST Nickel Harus Diusut Menyeluruh: Ketum Pemuda 21 Soroti Dugaan Relasi Tidak Sehat antara Perusahaan dan Oknum

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    (Duasatunews.com), Jakarta || 26 Maret 2026 – Ketua Umum Pemuda 21, Muhammad Julfan Saputra, meminta aparat mengusut kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemerasan terhadap PT ST Nickel di Konawe secara menyeluruh. Selain itu, ia menegaskan aparat harus bekerja objektif, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani perkara ini. Fokus pada Semua Kemungkinan Pertama, Julfan […]

  • Anton Timbang Sultra dalam kegiatan organisasi KADIN

    KADIN Sultra Sukses Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Sultra

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 560
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — KADIN Sultra ekonomi daerah terus menunjukkan tren positif di tengah dinamika ekonomi nasional. Melalui peran aktifnya, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Sulawesi Tenggara menjaga stabilitas dunia usaha, mendorong investasi, serta membuka peluang kerja di berbagai sektor strategis. Peran KADIN Sultra di Tengah Tantangan Ekonomi Di tengah tantangan ekonomi global dan nasional, […]

  • Hubungan Indonesia Australia dalam pertemuan Prabowo Subianto dan Anthony Albanese di Istana Merdeka

    Hubungan Indonesia Australia Menguat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Hubungan Indonesia Australia menguat setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di sektor pendidikan dan ekonomi. Berdasarkan rilis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, pertemuan ini menjadi momentum penguatan kemitraan strategis yang saling […]

expand_less