Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa Picu Ketegangan di Yerusalem
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- visibility 187
- comment 0 komentar
- print Cetak

Aparat keamanan Israel berjaga di kawasan Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, di tengah peningkatan pengamanan dan pembatasan aktivitas keagamaan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Yerusalem, (duasatunews.com) — Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa kembali menjadi sorotan setelah aparat keamanan Israel menahan salah satu tokoh agama di kompleks masjid suci tersebut. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya pengamanan dan pembatasan aktivitas keagamaan di Yerusalem Timur dalam beberapa waktu terakhir.
Kronologi Penangkapan di Kompleks Masjid
Polisi pendudukan Israel menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi, pada Senin malam (16/2). Aparat melakukan penangkapan di halaman Masjid Al-Aqsa, yang berada di kawasan Kota Tua Yerusalem. Menurut sumber setempat, penahanan berlangsung di bawah penjagaan ketat aparat keamanan Israel.
Pembatasan Aktivitas Keagamaan Meningkat
Penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa terjadi seiring meningkatnya langkah otoritas Israel yang membatasi aktivitas keagamaan di kawasan tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir, aparat memberlakukan pembatasan terhadap imam dan penceramah. Aparat juga membatasi peran kelompok al-Murabitin, yaitu jamaah yang rutin hadir untuk beribadah dan menjaga keberadaan Masjid Al-Aqsa.
Selain itu, polisi Israel memperketat akses masuk jamaah, terutama pada waktu-waktu tertentu. Pembatasan ini berdampak langsung pada pelaksanaan ibadah dan aktivitas keagamaan warga Palestina. Aparat juga meningkatkan patroli serta pemeriksaan di sekitar area Kota Tua Yerusalem.
Ketegangan Akibat Kunjungan Pemukim
Di sisi lain, kelompok pemukim Israel meningkatkan kunjungan ke kompleks Masjid Al-Aqsa dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Kehadiran pemukim tersebut kerap memicu ketegangan dengan jamaah Palestina, terutama ketika aparat membatasi pergerakan warga di dalam area masjid dan sekitarnya.
Situasi Keamanan di Yerusalem Timur
Situasi keamanan di Yerusalem Timur, khususnya di Kota Tua dan wilayah sekitar Masjid Al-Aqsa, terus mengalami eskalasi. Aparat Israel meningkatkan pemeriksaan identitas, melakukan penahanan sementara, serta membatasi aktivitas tokoh agama dan aktivis lokal Palestina. Kondisi ini turut memengaruhi aktivitas sosial dan kehidupan sehari-hari warga setempat.
Perhatian Komunitas Internasional
Sejumlah pengamat menilai penangkapan Imam Masjid Al-Aqsa berpotensi memperburuk ketegangan di Yerusalem Timur. Langkah tersebut juga memunculkan kekhawatiran terhadap kebebasan beribadah di salah satu situs suci umat Islam.
Sebelumnya, berbagai insiden di sekitar Masjid Al-Aqsa kerap menarik perhatian komunitas internasional. Sejumlah organisasi kemanusiaan dan pemantau hak asasi manusia terus memantau perkembangan situasi di kawasan tersebut, terutama terkait perlindungan warga sipil dan kebebasan beribadah.
Sumber: WAFA
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: duasatunews.com
