Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Pangkalan Militer Inggris izinkan AS untuk Hadapi Iran

Pangkalan Militer Inggris izinkan AS untuk Hadapi Iran

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Pangkalan militer Inggris dapat digunakan oleh Amerika Serikat untuk mendukung langkah pertahanan di kawasan Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer setelah Iran meningkatkan serangan rudal yang memicu eskalasi konflik regional.

Starmer menjelaskan Amerika Serikat mengajukan permintaan resmi untuk menggunakan fasilitas militer Inggris dalam operasi defensif. Oleh karena itu, pemerintah Inggris menyetujui permintaan tersebut guna mencegah serangan lanjutan yang berpotensi membahayakan warga sipil, termasuk warga negara Inggris, serta negara-negara yang tidak terlibat konflik.

Selain itu, Starmer menegaskan Inggris mendasarkan kebijakan tersebut pada prinsip pembelaan diri kolektif bersama sekutu lama. Dengan langkah ini, Inggris berupaya menjaga stabilitas kawasan sekaligus melindungi kepentingan nasionalnya di luar negeri, khususnya di wilayah Timur Tengah yang tengah bergejolak.

Ketegangan meningkat sejak Sabtu pagi ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi keamanan. Peristiwa itu memperburuk situasi keamanan di kawasan Teluk dan meningkatkan kekhawatiran akan konflik berskala lebih luas.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta aset Amerika Serikat di kawasan. Akibat eskalasi tersebut, sejumlah negara Teluk menutup wilayah udaranya untuk menjamin keselamatan penerbangan sipil dan aktivitas komersial internasional.

Selanjutnya, otoritas Iran menyatakan akan melakukan pembalasan lanjutan. Pemerintah Iran juga menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan membentuk dewan sementara hingga penetapan pemimpin tertinggi yang baru.

Sementara itu, Starmer menegaskan Inggris tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran. Namun, Inggris tetap mengambil langkah defensif dengan mengizinkan penggunaan pangkalan militer Inggris demi mendukung keamanan sekutu dan melindungi warga negaranya di kawasan.

Menurut Starmer, langkah tersebut menjadi cara terbaik untuk menghilangkan ancaman mendesak dan mencegah konflik berkembang lebih luas di Timur Tengah.

Sumber : Anadolu

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi IPPMI Konsel di Kementerian ESDM tuntut cabut IUP PT WIN

    Ippmi Konsel Geruduk Kementerian ESDM RI, Tantang Bahlil Cabut IUP PT. WIN

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 850
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe Selatan (IPPMI Konsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Jakarta, menuntut agar pemerintah pusat segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN). Massa aksi menyuarakan bahwa keberadaan PT. WIN di Konawe Selatan telah menimbulkan banyak […]

  • Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program Inovasi Nasional

    Pemerintah : Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengalokasikan dana riset kampus sebesar Rp57 miliar untuk mendanai 122 program penelitian di perguruan tinggi. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ekosistem inovasi nasional sekaligus mendorong pemanfaatan hasil riset di sektor industri. Selanjutnya, pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Program Bestari Saintek […]

  • Operasi AS di Venezuela Picu Ketegangan Geopolitik

    Operasi AS di Venezuela Picu Ketegangan Geopolitik

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Operasi AS di Venezuela pada 3 Januari 2026 memicu perhatian luas komunitas internasional. Amerika Serikat (AS) melancarkan operasi militer yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, oleh pasukan AS, serta memicu krisis geopolitik di kawasan Amerika Latin.(Baca juga laporan terkait di kanal Geopolitik Global: https://duasatunews.com/category/geopolitik-global) Presiden AS Donald […]

  • Manchester City vs Newcastle pada semifinal menuju Final Carabao Cup

    Final Carabao Cup: Manchester City Tekuk Newcastle 3-1

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Manchester, duasatunews.com — Manchester City memastikan tiket ke Final Carabao Cup setelah menaklukkan Newcastle United dengan skor 3-1 pada leg kedua semifinal di Stadion Etihad, Kamis dini hari WIB. Hasil tersebut membuat The Citizens unggul agregat 5-1 dan melaju ke partai puncak Piala Liga Inggris musim 2025/26. Meski sudah mengantongi kemenangan 2-0 pada leg pertama, […]

  • AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    AS Keluar Organisasi Internasional, Pakar Mesir Soroti Dampak Global

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 374
    • 0Komentar

    KAIRO, duasatunews.com — AS keluar organisasi internasional berpotensi membawa dampak luas terhadap negara-negara berkembang dan tatanan sistem internasional. Oleh karena itu, kebijakan luar negeri Amerika Serikat ini menarik perhatian para pengamat hubungan internasional, terutama terkait pendanaan dan efektivitas lembaga global. Dampak Pendanaan bagi Organisasi Internasional Dalam wawancara dengan Xinhua, Abu-Bakr Al-Desouky, pakar hubungan internasional dan […]

  • data bansos tidak tepat sasaran berdasarkan BPS 2026

    Data Bansos Tidak Tepat Sasaran: BPS Temukan 11.014 KPM

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Data bansos tidak tepat sasaran menjadi sorotan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tidak lagi layak menerima bantuan sosial. Temuan ini berasal dari pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa temuan tersebut masuk kategori inclusion error. Artinya, penerima […]

expand_less