Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Feri Amsari Dipolisikan Dinilai Tidak Perlu oleh Menteri HAM

Feri Amsari Dipolisikan Dinilai Tidak Perlu oleh Menteri HAM

  • account_circle Reski
  • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
  • visibility 305
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menilai pelaporan terhadap pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas, Feri Amsari, tidak perlu dilakukan. Kasus ini berkaitan dengan kritik Feri terhadap kebijakan swasembada pangan pemerintah.

Pigai menyebut kritik tersebut tidak perlu dibawa ke ranah hukum. Ia juga menilai publik tidak perlu menanggapi pernyataan itu secara berlebihan.

“Feri Amsari bukan ahli pertanian. Ia tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut. Jadi, tidak perlu melaporkannya ke polisi, bahkan tidak perlu menanggapinya,” ujar Pigai di Jakarta, Minggu.

Kritik Adalah Hak Warga

Pigai menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mengkritik kebijakan pemerintah. Konstitusi menjamin hak tersebut. Karena itu, pemerintah sebaiknya menjawab kritik dengan data dan fakta yang kredibel.

Ia menekankan bahwa hukum tidak bisa mempidanakan kritik. Namun, aparat dapat memprosesnya jika kritik mengandung unsur penghasutan, makar, atau serangan terhadap suku, ras, dan agama.

Menurut Pigai, kritik dari Feri Amsari dan Ubedilah Badrun dari Universitas Negeri Jakarta masih berada dalam batas wajar. Keduanya menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik.

Kritik sebagai Kontrol Sosial

Pigai menjelaskan bahwa masyarakat memegang hak dalam perspektif HAM. Di sisi lain, pemerintah wajib memenuhi kebutuhan publik. Oleh sebab itu, kritik berfungsi sebagai kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah.

Ia juga mengajak semua pihak menjaga budaya literasi. Selain itu, ia mendorong ruang diskusi publik yang sehat.

Menurut Pigai, demokrasi Indonesia semakin matang. Karena itu, respons terhadap kritik tidak perlu berujung pada laporan hukum.

“Pemolisian antarwarga bisa menimbulkan kesan bahwa pemerintah antikritik dan antidemokrasi,” ujarnya.

Latar Belakang Kasus

Sebelumnya, LBH Tani Nusantara melaporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya. Laporan itu berkaitan dengan pernyataan Feri dalam diskusi tentang swasembada pangan.

Tim Advokasi LBH Tani Nusantara, Itho Simamora, menilai pernyataan tersebut bersifat menghasut. Ia juga menyebut pernyataan itu berpotensi memicu keresahan petani dan pelaku usaha.

“Pernyataan itu memicu keresahan masyarakat,” kata Itho, Jumat (17/4).

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • proyek gas Blok Masela LNG Abadi oleh Inpex

    Inpex Minta Insentif untuk Proyek Gas Blok Masela Rp352 Triliun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 407
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Proyek gas Blok Masela memasuki fase krusial setelah pengembangnya, Inpex Masela Ltd, meminta sejumlah insentif kepada pemerintah. Perusahaan menilai dukungan kebijakan sangat penting agar pembangunan proyek LNG Abadi berjalan sesuai target. Project Director Inpex Masela, Jarrad Blinco, menyampaikan bahwa proyek gas Blok Masela terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan dukungan SKK Migas, perusahaan telah […]

  • penipuan haji Makkah konferensi pers Polri terkait tiga WNI

    Penipuan Haji Makkah, Polri Koordinasi Tangani Tiga WNI

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Polri menindaklanjuti kasus tiga warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dugaan penipuan layanan haji di Makkah. Aparat keamanan Arab Saudi menangkap ketiganya setelah mengungkap praktik ilegal tersebut. Wakil Kepala Polri, Dedi Prasetyo, memastikan Polri memperkuat koordinasi dengan otoritas Arab Saudi. Polri juga menggandeng Kementerian Haji dan Umrah serta perwakilan RI. Ia menegaskan negara tetap […]

  • Korupsi Chromebook Nadiem dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta

    Senyum Nadiem di Sidang Tipikor: Hadapi Dakwaan Chromebook, Dukungan Mengalir di Ruang Sidang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 655
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Kasus korupsi Chromebook Nadiem resmi memasuki tahap persidangan. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menggelar sidang perdana pembacaan dakwaan pada Senin (5/1/2026). Perkara ini berkaitan dengan pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, tiba di gedung pengadilan sekitar pukul […]

  • perampasan tanah adat papua akibat ekspansi perkebunan sawit di kawasan hutan adat

    Papua Bukan Tanah Kosong: Sawit, Deforestasi, dan Perlawanan Masyarakat Adat

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Papua bukan tanah kosong. Papua adalah rumah. Dan rumah tidak untuk dijual. Jakarta, duasatunews.com | Papua bukan ruang hampa yang menunggu untuk dieksploitasi. Gelombang ekspansi perkebunan kelapa sawit kembali mengancam hutan-hutan Papua, bahkan ketika krisis iklim global semakin memburuk. Negara kerap menyatakan komitmen menurunkan emisi karbon, tetapi pada saat yang sama tetap memberi ruang bagi […]

  • PHK 2026 akibat AI di perusahaan global, karyawan meninggalkan kantor setelah pemutusan kerja

    Gelombang PHK 2026 Makin Ganas, AI Jadi Pemicu Utama

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 278
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) global terus meningkat sepanjang awal 2026. Dalam empat bulan pertama, banyak perusahaan besar memangkas tenaga kerja dan menunda perekrutan baru. Perusahaan mengambil langkah ini karena mereka meningkatkan investasi pada teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendorong efisiensi operasional. Sejumlah perusahaan teknologi memimpin tren ini. Meta memangkas sekitar 10% tenaga […]

  • Bullying Dokter Indonesia menjadi perhatian Kementerian Kesehatan

    Miris! Menkes Ungkap Bullying Jadi Keluhan Terbesar Dokter di RI

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa bullying dokter Indonesia menjadi keluhan yang paling sering dokter laporkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Budi menyampaikan temuan tersebut saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis (25/6/2026). Menurut Budi, tingginya laporan perundungan di lingkungan tenaga medis cukup mengejutkan. Sebab, dokter lebih sering melaporkan praktik […]

expand_less