Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Tarif Impor RI AS Dibahas Usai Putusan MA AS

Tarif Impor RI AS Dibahas Usai Putusan MA AS

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — Tarif impor RI AS kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan rencana pembicaraan lanjutan dengan Amerika Serikat. Pemerintah mengambil langkah ini menyusul putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump.

Juru Bicara Kemenko Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menegaskan pemerintah Indonesia tetap mengutamakan kepentingan dan kebutuhan nasional. Pemerintah juga terus mencermati setiap kebijakan perdagangan yang diambil otoritas Amerika Serikat.

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global

Mahkamah Agung AS menyatakan Presiden Donald Trump tidak memiliki kewenangan untuk memberlakukan tarif global berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA). Enam dari sembilan hakim menyepakati putusan tersebut melalui pemungutan suara 6–3 pada Jumat (20/2) waktu setempat.

Putusan ini menarik perhatian banyak negara mitra dagang, termasuk Indonesia. Kebijakan tarif global AS berpotensi memengaruhi arus perdagangan internasional serta dinamika hubungan dagang bilateral.

Tarif Impor RI AS Dikaitkan dengan ART

Haryo menjelaskan pembahasan tarif impor RI AS juga berkaitan dengan kelanjutan Agreement on Reciprocal Trade (ART) RI–AS. Pemerintah Indonesia menilai perjanjian tersebut belum dapat berlaku karena kedua negara masih menjalani proses ratifikasi.

Indonesia harus menempuh mekanisme persetujuan di dalam negeri sesuai aturan yang berlaku. Pada saat yang sama, pemerintah Amerika Serikat juga perlu menyelesaikan prosedur internalnya. Oleh karena itu, pemerintah melihat masih tersedia ruang dialog sebelum kedua negara menjalankan perjanjian tersebut.

Agenda America First dan Respons Indonesia

Pemerintahan Trump menjadikan tarif impor sebagai bagian penting agenda America First. Pemerintah AS menilai kebijakan tersebut mampu melindungi industri domestik, mendorong sektor manufaktur, serta memperkuat posisi tawar dalam negosiasi perdagangan.

Namun, pemerintah Indonesia memilih jalur dialog dan diplomasi ekonomi. Pemerintah menilai komunikasi terbuka dan konstruktif lebih efektif untuk menjaga stabilitas hubungan dagang serta mengurangi potensi dampak negatif terhadap perekonomian nasional.

Ke depan, pemerintah Indonesia akan terus memantau perkembangan kebijakan perdagangan AS. Pemerintah juga menyiapkan langkah strategis agar kepentingan ekonomi nasional tetap terlindungi di tengah dinamika perdagangan global yang terus berubah.

Rekomendasi Untuk Anda

  • dugaan pengadaan fiktif DPMD dalam pemeriksaan

    Dugaan pengadaan fiktif DPMD Konut disorot Ampuh Sultra

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Konawe utara, (duasatunews.com) –  Kasus dugaan pengadaan fiktif DPMD Konawe Utara menjadi perhatian publik setelah Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kejaksaan Negeri Konawe untuk segera mengusut dugaan penyimpangan anggaran tersebut. Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menyatakan pihaknya menemukan indikasi ketidaksesuaian dalam pengadaan sejumlah barang di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) […]

  • Ekonom Nilai Pasokan Pangan Lokal Kunci Keberlanjutan Program MBG

    Ekonom Nilai Pasokan Pangan Lokal Kunci Keberlanjutan Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pakar ekonomi dari Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menegaskan bahwa pemanfaatan pangan lokal memainkan peran penting dalam menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Integrasi Pangan Daerah Menopang Stabilitas Program Wijayanto menyatakan pemerintah perlu mengintegrasikan MBG dengan potensi pangan daerah secara konsisten. Langkah ini membantu pemerintah menjaga stabilitas pasokan bahan pangan sekaligus mengendalikan […]

  • “KPK periksa Madiun terkait dugaan dana CSR dan proyek pemerintah”

    KPK Dalami Dugaan Permintaan Dana CSR oleh Maidi, Plt Wali Kota Madiun Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, pada Senin (11/5/2026). Pemeriksaan itu berkaitan dengan dugaan permintaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) oleh mantan Wali Kota Madiun, Maidi. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pengembangan kasus dugaan korupsi proyek dan dana CSR di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur. Dalam proses […]

  • kerusakan mangrove Konawe akibat pembangunan jetty

    KLHK Tindaklanjuti Laporan Dugaan Kerusakan Mangrove Akibat Jetty PT. DMS

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 913
    • 1Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – 19 September 2025 Pergerakan Mahasiswa Nusantara (PANTARA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis (18/9/2025). Aksi tersebut menyoroti dugaan kerusakan hutan mangrove akibat pembangunan jetty PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS) di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Dalam aksi itu, massa mahasiswa mendesak […]

  • Banjir Jakarta Hari Ini Rendam Enam RT dan Empat Ruas Jalan

    Banjir Jakarta Hari Ini Rendam Enam RT dan Empat Ruas Jalan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Banjir Jakarta hari ini merendam enam rukun tetangga (RT) dan empat ruas jalan di Jakarta Selatan serta Jakarta Utara. Akibatnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mencatat curah hujan tinggi sebagai pemicu utama genangan di sejumlah wilayah ibu kota dan sekitarnya. Berdasarkan pemantauan lapangan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan […]

  • BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 525
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Setiap kali banjir melanda, pemandangan serupa muncul di berbagai wilayah Indonesia. Air merendam rumah warga, orang tua menggendong anak melintasi arus, dan keluarga berjuang menyelamatkan harta seadanya. Namun, banyak pihak masih menyebut peristiwa ini sebagai musibah alam, padahal tindakan manusia kerap memicu bencana tersebut. Praktik ilegal logging terus memperparah kondisi lingkungan. Oleh karena […]

expand_less