Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

Kilau Emas Sekotong di Ujung Hukum

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 597
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Aktivitas tambang emas ilegal di kawasan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali menyedot perhatian publik. Kerusakan lingkungan tampak nyata di perbukitan wilayah tersebut. Lubang bekas galian, jalur kendaraan berat, serta endapan cairan kimia di sekitar aliran air menjadi bukti langsung dampak aktivitas tambang tanpa izin.

Praktik pertambangan ilegal masih marak berlangsung di Sekotong. Selain merusak lingkungan, kegiatan ini juga mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat sekitar.

Sorotan publik meningkat setelah aparat penegak hukum menetapkan seorang warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tambang emas ilegal. Hingga kini, aparat terus memburu tersangka tersebut sekaligus mendalami keterlibatan pihak lain.

Aparat menegaskan bahwa penanganan kasus tidak hanya menyasar pelaku lapangan. Petugas juga menelusuri jaringan, sumber pendanaan, serta kemungkinan adanya pihak yang melindungi aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Kasus ini kembali menyingkap lemahnya pengawasan di wilayah pertambangan rakyat serta tingginya potensi pelanggaran hukum. Selama bertahun-tahun, Sekotong dikenal sebagai lokasi tambang emas ilegal yang kerap memicu konflik sosial dan kerusakan lingkungan.

Pemerintah daerah diharapkan memperketat pengawasan dan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum agar aktivitas serupa tidak terulang. Selain penindakan hukum, pemerintah juga perlu segera menjalankan pemulihan lingkungan guna menekan dampak jangka panjang terhadap ekosistem dan masyarakat setempat.

Kasus tambang emas ilegal di Sekotong mengingatkan semua pihak bahwa pengelolaan sumber daya alam harus mematuhi aturan. Tanpa pengawasan ketat dan penegakan hukum yang konsisten, kilau emas justru meninggalkan persoalan hukum serta kerusakan lingkungan yang serius.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo WEF Davos sampaikan pidato ekonomi

    Prabowo WEF Davos Tegaskan Disiplin Fiskal

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo WEF Davos menegaskan komitmen Indonesia menjaga stabilitas ekonomi dan disiplin fiskal di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan sikap tersebut saat berbicara di forum World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (waktu setempat). Forum World Economic Forum mempertemukan para pemimpin negara, pelaku usaha global, dan pembuat […]

  • Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 693
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Desak Kapolri evaluasi Kapolres Konawe Utara kembali menguat. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) menyoroti aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Konawe Utara yang hingga kini masih berjalan, Selasa (7/1/2026). Menurut PERSAMA Sultra-Jakarta, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan aparat penegak hukum di daerah. Oleh karena itu, organisasi ini mendorong […]

  • ilustrasi kecaman Indonesia atas pendudukan Israel di Tepi Barat

    Kecaman Indonesia atas Pendudukan Israel Didukung Negara Arab

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 417
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Kecaman Indonesia atas pendudukan Israel kembali mencuat setelah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengecam keras pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, terkait pendudukan Israel di Tepi Barat. Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bertentangan langsung dengan hukum internasional dan berpotensi mengganggu stabilitas global. Selain Indonesia, sejumlah negara […]

  • Kutukan Kinerja: Mengapa ASN Produktif Sulit Berkembang?

    Kutukan Kinerja: Mengapa ASN Produktif Sulit Berkembang?

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Program pelatihan ASN daerah belum mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara konsisten. Setiap awal tahun, pemerintah daerah menggelar bimbingan teknis serta pendidikan dan pelatihan untuk memenuhi kewajiban 20 jam pelajaran (JP) aparatur sipil negara. Namun, banyak instansi masih menentukan peserta tanpa mengaitkannya dengan kinerja dan kebutuhan unit kerja. Pengembangan Kompetensi Aparatur Masih […]

  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memberikan keterangan pers terkait gerbong KRL wanita di Stasiun Bekasi Timur

    KAI Tegaskan Keselamatan Prioritas, Usulan Gerbong KRL Wanita di Tengah Masih Dikaji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)— PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama dalam layanan KRL. Perusahaan merespons usulan pemindahan gerbong KRL wanita ke bagian tengah rangkaian. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan KAI memberikan perlindungan yang sama kepada seluruh penumpang tanpa membedakan gender. Ia menekankan bahwa perusahaan tidak memberi ruang kompromi dalam aspek keselamatan. “Kami […]

  • Prabowo Perintahkan 18 Proyek  Mulai Konstruksi Maret 2026

    Prabowo Perintahkan 18 Proyek Mulai Konstruksi Maret 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 774
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com— Pemerintah pusat mempercepat 18 proyek industri hilir strategis saat Indonesia masih bergantung pada impor energi dan menghadapi krisis pengelolaan sampah di banyak kota. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh proyek itu mulai konstruksi paling lambat Maret 2026. Kebijakan ini memengaruhi arah investasi negara, kesiapan daerah, serta dampaknya bagi lingkungan dan masyarakat sekitar proyek. Target […]

expand_less