Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

Agus Jabo Priyono Kembali Terpilih untuk memimpin Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA)

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
  • visibility 937
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) kembali menetapkan Agus Jabo Priyono sebagai ketua umum periode 2025–2029. Keputusan tersebut lahir melalui Kongres ke-2 PRIMA yang berlangsung di Jakarta.

Kongres ini digelar bertepatan dengan Hari Lahir ke-4 PRIMA pada Minggu, 1 Juni 2025. Dalam momentum tersebut, PRIMA mengusung tema Bersama Prabowo–Gibran Bangun Persatuan Nasional Menuju Rakyat Adil Makmur sebagai arah perjuangan politik ke depan.

Selanjutnya, seluruh DPW dan DPK PRIMA dari berbagai daerah secara terbuka menyampaikan dukungan kepada Agus Jabo. Dukungan itu mencerminkan kepercayaan kader terhadap kesinambungan kepemimpinan partai.

Namun demikian, Agus Jabo tidak langsung menerima mandat tersebut. Ia terlebih dahulu menyampaikan komitmen perjuangan di hadapan peserta kongres.

“Saya siap memimpin kembali jika seluruh kader mau berjuang keras dan membesarkan partai bersama,” tegas Agus Jabo.

Selain itu, Agus Jabo meminta seluruh kader dan anggota partai untuk menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama. Menurutnya, PRIMA harus hadir sebagai alat perjuangan rakyat, bukan sekadar kendaraan politik elektoral.

Sementara itu, Agus Jabo menegaskan posisi ideologi dan politik PRIMA yang konsisten mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Karena itu, PRIMA memilih fokus membangun persatuan nasional di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

Kemudian, Agus Jabo menginstruksikan kader untuk aktif mendukung program pemerintah yang berpihak kepada rakyat. Program tersebut mencakup Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, serta Makan Bergizi Gratis. Ia menilai program-program tersebut sejalan dengan cita-cita keadilan sosial.

Lebih lanjut, Agus Jabo juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi. Ia meminta struktur partai di daerah memperkuat kaderisasi, memperluas basis massa, serta meningkatkan kerja-kerja advokasi rakyat.

Pada akhir pidatonya, Agus Jabo kembali menegaskan arah perjuangan partai.

“Pancasila menjadi dasar, Trisakti menjadi jalan, dan rakyat adil makmur menjadi tujuan.”

Kongres ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ham Natalia Pigai, Mugianto, dan Juri Ardiantoro.

Melalui Kongres ke-2 dan Harlah ke-4 ini, PRIMA kembali menegaskan posisinya sebagai kekuatan politik alternatif yang konsisten memperjuangkan politik kerakyatan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM Subsidi Tidak Naik Saat Harga Minyak Tembus 100 Dolar

    BBM Subsidi Tidak Naik Saat Harga Minyak Tembus 100 Dolar

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 142
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – BBM subsidi tidak naik meski harga minyak dunia saat ini menembus 100 dolar Amerika Serikat per barel. Pemerintah mengambil kebijakan ini untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan dampak tekanan ekonomi global. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menyerap tekanan kenaikan harga energi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). […]

  • Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    Menambang Dalam Kawasan Hutan Tanpa Izin,IMPH Desak Dirjen Minerba Untuk Tidak Mengeluarkan RKAB PT.AMI & PT.AMINDO

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Senin (12/01/2026) Aksi IMPH di Dirjen Minerba menjadi sorotan publik setelah Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum menggelar unjuk rasa terkait dugaan tambang ilegal di Sulawesi Tenggara. Pertama, Ikatan Mahasiswa Peduli Hukum (IMPH) menggelar aksi unjuk rasa. Aksi tersebut berlangsung di kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya […]

  • AS Tangkap Kapal Tanker Berbendera Rusia, Libatkan Minyak Venezuela

    AS Tangkap Kapal Tanker Berbendera Rusia, Libatkan Minyak Venezuela

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – AS sita tanker di Samudra Atlantik dan Laut Karibia pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini meningkatkan ketegangan geopolitik setelah Rusia mengecam keras tindakan Amerika Serikat yang mereka nilai melanggar hukum maritim internasional. Perkembangan ini memperpanjang daftar konflik dalam Ketegangan Geopolitik Global, terutama di sektor energi. Sejumlah analis energi internasional menilai kebijakan Washington berpotensi […]

  • aturan tanah telantar Prabowo menyasar lahan kosong yang tidak dimanfaatkan

    Aturan Tanah Telantar Prabowo: Negara Kini Bisa Ambil Alih Lahan Menganggur

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aturan tanah telantar Prabowo menempatkan isu penguasaan lahan kembali di pusat perhatian publik. Kebijakan ini menyasar tanah yang dikuasai pemilik hak namun dibiarkan menganggur, sementara kebutuhan lahan untuk perumahan, pangan, dan pembangunan daerah terus meningkat. Penelantaran Lahan Dinilai Merugikan Publik Pemerintah menilai praktik penelantaran tanah memperlebar kesenjangan sosial dan ekonomi. Banyak lahan […]

  • Politik kebijakan pendidikan memengaruhi proses belajar mengajar di sekolah Indonesia

    Rapunya Politik Kebijakan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 299
    • 0Komentar

    JAKARTA, DuaSatuNews.com — Pendidikan tidak berdiri sebagai sektor pelayanan publik semata. Negara menempatkannya sebagai instrumen strategis untuk menentukan arah masa depan bangsa. Namun, praktik kebijakan pendidikan di Indonesia justru menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Kekuasaan politik sering mengombang-ambingkan arah pendidikan, menghilangkan visi jangka panjang, dan mendorong lahirnya kebijakan yang reaktif. Pola ini terus berulang dari satu […]

  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berbicara di hadapan warga saat kegiatan lapangan di Jawa Barat.

    Dedi Mulyadi Menilai Kritik Publik sebagai Kontrol Kepemimpinan

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 291
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Dedi Mulyadi merespons kritik publik terkait kehadirannya di lokasi longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Gubernur Jawa Barat itu menilai kritik masyarakat sebagai bentuk kontrol publik yang sehat dalam demokrasi. Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada anak muda yang menilai kepala daerah tidak perlu terlibat langsung dalam proses teknis evakuasi. Ia […]

expand_less