Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » LAPORAN KHUSUS: GEBYAR 1 RAMADAN 1448 H DI MASJID CUT MEUTIA

LAPORAN KHUSUS: GEBYAR 1 RAMADAN 1448 H DI MASJID CUT MEUTIA

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 443
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,Duasatunews.com – Gebyar Ramadan Cut Meutia menandai meningkatnya aktivitas ibadah dan ruang publik di Jakarta Pusat sejak malam pertama puasa. Ribuan jamaah memadati kawasan Menteng untuk berbuka bersama, memunculkan dampak sosial, ekonomi, dan pengelolaan ruang kota.

Situasi tersebut berdampak langsung pada mobilitas warga dan pengelolaan ruang sekitar. Ramadan kerap menguji kesiapan pengurus masjid dan pemerintah kota dalam mengatur keramaian tanpa mengganggu aktivitas publik lain.

Mengapa Penting di Awal Ramadan

Hari pertama puasa menjadi indikator awal pola ibadah Ramadan di Jakarta Pusat. Banyak pekerja dan pejalan kaki mengandalkan masjid sebagai tempat berbuka. Karena itu, distribusi konsumsi dan pengaturan jamaah menjadi isu penting sejak awal bulan.

Kawasan Menteng memiliki lalu lintas tinggi. Tanpa pengelolaan ketat, kegiatan massal berpotensi menimbulkan kemacetan dan penumpukan pengunjung.

Pengurus Masjid Cut Meutia menyiapkan sekitar 700 paket takjil. Panitia membagikan makanan secara langsung kepada jamaah dan warga sekitar saat azan Maghrib. Pengurus menyatakan distribusi berjalan lancar dan merata.

Panitia juga mengatur titik pembagian agar jamaah tidak berdesakan. Mereka memusatkan kegiatan di area dalam masjid dan halaman parkir.

Respons Jamaah dan Catatan Publik

Sejumlah jamaah menyambut positif kegiatan berbuka bersama ini. Mereka menilai masjid memberi akses bagi warga yang tidak sempat menyiapkan makanan.

Namun, beberapa pengunjung mengingatkan soal parkir dan arus keluar-masuk. Mereka meminta pengurus memperketat pengaturan agar tidak mengganggu jalan sekitar.

Dampak Ekonomi di Sekitar Masjid

Aktivitas berbuka turut menggerakkan ekonomi kecil. Pedagang makanan di sekitar masjid mencatat peningkatan penjualan. Banyak lapak menghabiskan dagangan dalam waktu singkat.

Fenomena ini menunjukkan efek berantai Ramadan bagi usaha mikro. Masjid berperan sebagai pemicu perputaran ekonomi lokal, terutama pada jam berbuka.

Malam pertama Ramadan di Masjid Cut Meutia memperlihatkan pertemuan antara ibadah, ruang publik, dan ekonomi warga. Kegiatan berjalan tertib, meski masih membutuhkan evaluasi pengaturan lalu lintas dan parkir. Pola ini akan menjadi acuan bagi pengelolaan kegiatan serupa sepanjang Ramadan di Jakarta Pusat.

Laporan oleh: Tonny Adam

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Giant Sea Wall untuk melindungi kawasan pesisir Pantura dari banjir rob dan kenaikan muka air laut

    Giant Sea Wall Dimatangkan, AHY Fokus Lindungi Pesisir Pantura

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 174
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Pemerintah terus mematangkan desain Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Raksasa. Proyek ini menjadi bagian dari strategi perlindungan wilayah pesisir, khususnya di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan proyek tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pelindung fisik. Giant Sea Wall juga […]

  • harga emas Antam hari ini

    Harga Emas Antam Terbaru Naik Rp68.000, Tembus Rp3.012.000

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 418
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Harga emas Antam terbaru mencatat kenaikan signifikan pada Sabtu pagi. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia pukul 08.50 WIB, harga emas naik Rp68.000 dari Rp2.944.000 menjadi Rp3.012.000 per gram. Kenaikan harga tersebut juga mendorong peningkatan harga beli kembali atau buyback. PT Antam Tbk menetapkan harga buyback emas sebesar Rp2.793.000 per gram. Perusahaan menegaskan bahwa […]

  • Dampak perang Timur Tengah menurut SBY terhadap ekonomi global

    Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi Global

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 300
    • 2Komentar

    Dampak Perang Timur Tengah Ancam Stabilitas Ekonomi Jakarta,(duasatunews.com)//Dampak perang Timur Tengah kembali menjadi perhatian setelah mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, menyampaikan peringatan soal potensi krisis global. Ia menilai konflik berkepanjangan dapat memperbesar tekanan terhadap ekonomi dunia. Selain itu, konflik tersebut memengaruhi harga energi, rantai pasok global, serta stabilitas pasar keuangan. Oleh karena itu, […]

  • harga emas dunia turun tajam di pasar global

    Harga Emas Anjlok 4,5% dalam Sehari, Penguatan Dolar AS Tekan Pasar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 291
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Harga emas dunia jatuh tajam pada perdagangan Selasa (3/3/2026). Penguatan dolar Amerika Serikat dan kenaikan imbal hasil obligasi menekan minat investor terhadap logam mulia. Data perdagangan global menunjukkan harga emas berada di US$5.086,47 per troy ons. Nilai tersebut turun sekitar 4,5% dalam satu hari. Penurunan ini sekaligus menghentikan reli emas selama lima […]

  • Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    Anggaran BGN Ratusan Triliun Rupiah Bocor, KOGAMTI Minta Pecat Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) Dadan Hindayana

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 8.567
    • 10Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan dapur fiktif MBG mencuat dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi. Namun, temuan di lapangan menunjukkan banyak persoalan serius. Komite Generasi Muda Timur Indonesia (KOGAMTI) menemukan dugaan 12.000 dapur fiktif yang tersebar di berbagai daerah. […]

  • Penyitaan kapal tanker Selat Hormuz oleh Iran

    Penyitaan Kapal Tanker Selat Hormuz Picu Ketegangan Iran–AS

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com — Penyitaan kapal tanker oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk Persia setelah pasukan Iran menyita dua kapal tanker minyak asing di Selat Hormuz pada Kamis (5/2/2026). Insiden ini terjadi beberapa jam sebelum Amerika Serikat dan Iran menjadwalkan perundingan tingkat tinggi di Oman pada Jumat (6/2/2026). IRGC mencegat kedua […]

expand_less