Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Rupiah Tembus Rp17.000 Imbas Konflik Timur Tengah

Rupiah Tembus Rp17.000 Imbas Konflik Timur Tengah

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — Rupiah tembus Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/3/2026). Kondisi ini memicu tekanan di pasar keuangan Indonesia dan meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik di kawasan tersebut mendorong investor global mencari aset yang dianggap lebih aman, seperti dolar AS dan emas.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati lonjakan harga minyak dunia. Kenaikan harga energi global dapat menambah tekanan pada perekonomian berbagai negara, termasuk Indonesia yang masih bergantung pada impor energi.

Rupiah Tembus Rp17.000 Picu Kekhawatiran Pasar

Pergerakan rupiah tembus Rp17.000 langsung mempengaruhi sentimen pasar domestik. Banyak investor mulai bersikap lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah berada di Rp17.019 per dolar AS. Angka tersebut melemah sekitar 0,56 persen dibandingkan posisi penutupan Jumat (6/3/2026) di level Rp16.925 per dolar AS.

Pelemahan ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat dalam beberapa waktu terakhir. Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati kondisi ekonomi domestik serta kebijakan fiskal pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global.

IHSG Turun di Awal Perdagangan

Tekanan pasar tidak hanya terjadi pada nilai tukar rupiah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan.

IHSG turun 211,38 poin atau 2,79 persen ke posisi 7.374,31. Penurunan tersebut mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap perkembangan ekonomi global.

Selain konflik geopolitik, investor juga memantau kebijakan ekonomi global serta pergerakan harga komoditas dunia. Perubahan kebijakan suku bunga di berbagai negara juga turut mempengaruhi arus modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Investor Pantau Risiko Ekonomi Global

Para analis memperkirakan volatilitas pasar masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. Investor menunggu perkembangan konflik geopolitik serta kondisi ekonomi global.

Jika ketegangan di Timur Tengah meningkat, tekanan terhadap rupiah dan pasar saham berpotensi berlanjut. Sebaliknya, jika situasi global mereda, stabilitas pasar keuangan dapat kembali pulih secara bertahap.

Selain itu, pergerakan rupiah tembus Rp17.000 juga menjadi perhatian pemerintah karena nilai tukar memiliki pengaruh besar terhadap stabilitas ekonomi nasional. Perubahan nilai tukar dapat mempengaruhi inflasi, biaya impor, serta daya beli masyarakat dalam jangka panjang.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Pemuda Konsel Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Polemik PT WIN: “Jangan Sampai Salah Kiprah”

    Tokoh Pemuda Konsel Minta Masyarakat Bijak Menyikapi Polemik PT WIN: “Jangan Sampai Salah Kiprah”

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Persoalan yang tengah mencuat terkait aktivitas pertambangan PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, menjadi perhatian serius berbagai pihak. Aktivitas pertambangan yang berada di sekitar kawasan pemukiman warga dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kamis 21 Mei 2026. Selama beberapa tahun terakhir, aktivitas PT WIN […]

  • TEKNOLOGI AI YANG MEMBUAT HIDUP LEBIH CEPAT DAN PRAKTIS

    TEKNOLOGI AI YANG MEMBUAT HIDUP LEBIH CEPAT DAN PRAKTIS

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Artificial intelligence membuat hidup lebih cepat dan praktis di era digital saat ini. Teknologi ini tidak lagi terbatas pada laboratorium riset, melainkan telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, mulai dari penggunaan ponsel pintar, layanan transportasi online, hingga dunia kerja profesional. Artificial intelligence bekerja dengan memproses dan menganalisis data dalam jumlah besar secara […]

  • Konflik Poso 1998–2001 di Sulawesi Tengah, ilustrasi kerusuhan komunal dan upaya rekonsiliasi nasional

    Konflik Poso: Dari Kerusuhan Lokal hingga Upaya Rekonsiliasi Nasional

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 290
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Kerusuhan komunal yang melanda Poso, Sulawesi Tengah, pada 1998–2001 menjadi salah satu konflik horizontal terpanjang di Indonesia pasca-Reformasi. Konflik berlatar agama antara komunitas Muslim dan Kristen ini menimbulkan korban jiwa, merusak infrastruktur, serta meninggalkan dampak sosial jangka panjang. Konflik Poso bermula dari perkelahian antar pemuda pada 24 Desember 1998 di pusat Kota […]

  • Jokowi bersama warga saat kirab budaya

    Jokowi kirab budaya PSI di Tegal, Libatkan Warga dan UMKM

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 304
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Jokowi kirab budaya bersama masyarakat dalam kegiatan yang digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Tegal, Jawa Tengah, pada hari ini. Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo hadir langsung dan membaur dengan warga yang mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga pembukaan. Jokowi mengenakan kemeja putih dan berjalan bersama masyarakat di sepanjang rute kirab. […]

  • penyalahgunaan kendaraan dinas di gedung KPK Jakarta

    Penyalahgunaan Kendaraan Dinas Masih Terjadi saat Mudik 2026

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Penyalahgunaan kendaraan dinas masih muncul menjelang mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi mengingatkan seluruh instansi untuk meningkatkan pengawasan penggunaan fasilitas negara. Komisi Pemberantasan Korupsi melalui juru bicaranya, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. “Kami mengimbau kepala daerah dan inspektorat segera melakukan […]

  • Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    Dukungan Kesehatan Mental Dimulai dari Sikap Tidak Menghakimi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Dukungan kesehatan mental di lingkungan kerja perlu dimulai dari sikap tidak menghakimi. Pendekatan ini membantu menciptakan ruang aman dan mendorong keterbukaan di antara rekan kerja. Jakarta, duasatunews.com — Psikolog Ayu Sadewo, S.Psi., menegaskan bahwa dukungan kesehatan mental tidak seharusnya berangkat dari keinginan memberi solusi secara cepat. Sebaliknya, ia meminta rekan kerja mendengarkan lebih dulu dan memahami […]

expand_less