Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Minta KPK Turun Tangan, GMII Soroti dugaan korupsi eks kadis Kominfo Kendari 

Minta KPK Turun Tangan, GMII Soroti dugaan korupsi eks kadis Kominfo Kendari 

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
  • visibility 682
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com | 18 September 2025 — Dugaan korupsi Kominfo Kendari kembali menarik perhatian publik. Generasi Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Melalui aksi ini, GMII mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penyimpangan anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Kendari.

Aksi Mahasiswa Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran

GMII menyoroti dugaan korupsi Kominfo Kendari yang diduga terjadi pada masa jabatan mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari. Saat ini, pejabat tersebut menjabat sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Kendari. GMII menilai jabatan strategis tersebut menuntut integritas dan keterbukaan kepada publik.

GMII Desak Pemeriksaan Pejabat Terkait

Ketua Umum Generasi Mahasiswa Intelektual Indonesia, Edrian Saputra, menyampaikan tuntutan secara langsung. Ia meminta KPK dan Kejaksaan Agung segera memanggil dan memeriksa pejabat berinisial N. Menurut Edrian, aparat hukum perlu bertindak cepat agar isu ini tidak menimbulkan kegaduhan berkepanjangan.

Edrian juga menilai penanganan cepat akan memperkuat kepercayaan masyarakat. Ia menegaskan mahasiswa akan terus mengawal proses ini secara terbuka.

Anggaran Miliaran Rupiah Jadi Sorotan

Selain mendesak pemeriksaan, GMII memaparkan sejumlah pos anggaran yang dinilai janggal. Organisasi mahasiswa ini meminta aparat hukum menelusuri proses perencanaan dan pelaksanaan anggaran tersebut.

Adapun anggaran yang menjadi sorotan GMII meliputi:

  • Belanja internet Balai Kota Kendari pada APBD Perubahan 2023 sebesar Rp3.155.916.873.

  • Belanja kawat, faksimili, internet, dan TV berlangganan Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp2.500.000.000.

GMII menilai nilai tersebut tergolong besar jika dibandingkan dengan kebutuhan operasional umum. Karena itu, GMII meminta klarifikasi terbuka dari pihak terkait.

Komitmen Pengawalan dan Harapan Publik

“Dugaan korupsi Kominfo Kendari tidak boleh dibiarkan. Oleh karena itu, KPK dan Kejaksaan Agung harus segera bertindak. Penegakan hukum harus berjalan adil dan transparan,” tegas Edrian.

GMII menyatakan akan terus mengawal proses hukum yang berjalan. Mereka berencana menyampaikan perkembangan kasus secara berkala kepada publik. Langkah ini mereka anggap sebagai bagian dari kontrol sosial.

Melalui pengusutan yang profesional, GMII berharap pemerintah daerah dapat memperbaiki tata kelola anggaran. Selain itu, GMII menilai penanganan serius kasus ini akan memperkuat upaya pemberantasan korupsi di tingkat daerah.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertumbuhan Properti 2026 Dorong Green Building

    Pertumbuhan Properti 2026 Dorong Green Building

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com —Knight Frank Indonesia melihat sektor properti Indonesia memasuki 2026 dengan optimisme yang lebih terukur setelah melalui dinamika pasar sepanjang 2025. Pelaku industri merespons perubahan pola kerja, konsumsi, dan mobilitas masyarakat dengan strategi yang lebih adaptif. Pertumbuhan properti 2026 menunjukkan tren positif seiring perubahan gaya hidup masyarakat urban dan meningkatnya kebutuhan ruang yang berkelanjutan. […]

  • pengusaha tambang berkuasa dan konflik kepentinga

    PENGUSAHA TAMBANG MEMIMPIN DAERAH TAMBANG

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Oleh: Eni Samayati JAKARTA, duasatunews.com – Demokrasi lahir untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Cita-cita itu tertulis tegas dalam Undang-Undang Dasar 1945. Namun hingga kini, keadilan dan kemakmuran masih terasa jauh dari realitas hidup rakyat. Setiap lima tahun sekali, pesta demokrasi kembali digelar. Pada saat yang sama, para kontestan mengorbankan waktu, tenaga, dan dana […]

  • bina akrab pemuda Sultra di Bogor

    Bina akrab tahun 2025 sukses: Pandi Bastian ucapkan terima kasih

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 729
    • 0Komentar

    Bogor, duasatunews.com – Bina Akrab Pemuda Sultra menjadi ajang konsolidasi penting bagi generasi muda Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Pemuda 21 Sultra. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas, tetapi juga menumbuhkan persaudaraan serta kebersamaan antaranggota dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Bogor dengan mengusung tema “Harmonis dalam Keberagaman.” Sebanyak 105 peserta mengikuti kegiatan ini […]

  • Prabowo membahas kebocoran kekayaan negara dalam rapat DPR

    Prabowo Soroti Kebocoran Kekayaan Negara, Sebut Berdampak pada Gaji Guru dan ASN

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 51
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto menilai kebocoran kekayaan negara selama puluhan tahun berdampak besar terhadap kemampuan pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru, aparatur sipil negara (ASN), dan aparat penegak hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dalam Rapat Paripurna DPR RI di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu. Menurut Prabowo, data […]

  • Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 338
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kebocoran penerimaan negara kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung kinerja otoritas pajak dan kepabeanan. Isu ini menyentuh kepentingan publik karena berpotensi menggerus pendapatan negara hingga triliunan rupiah setiap tahun dan merugikan masyarakat yang patuh membayar pajak. Sorotan Presiden muncul di tengah kebutuhan negara menjaga ketahanan fiskal dan membiayai agenda pembangunan. […]

  • Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 388
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali menyedot perhatian publik. Selain itu, praktik tersebut mengancam lingkungan dan kawasan wisata. Akibatnya, warga menghadapi risiko konflik sosial yang berulang. Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak pada Agustus 2024. Saat itu, massa membakar lokasi tambang di Desa Batu Montor. Peristiwa tersebut menandai puncak keresahan […]

expand_less