Iran Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Energi Indonesia, Sejalan Visi Astacita
- account_circle Rahman
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak

Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyampaikan kesiapan Iran dukung ketahanan energi Indonesia melalui kerja sama bilateral.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com – Iran dukung ketahanan energi Indonesia melalui kerja sama konkret di sektor energi dan pangan. Dukungan ini sejalan dengan visi Astacita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kemandirian energi dan pangan sebagai agenda strategis nasional.
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengatakan perusahaan-perusahaan Iran siap bekerja sama langsung dengan mitra Indonesia. Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara khusus di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Jumat.
Boroujerdi menjelaskan hubungan diplomatik Iran dan Indonesia telah terjalin hampir 76 tahun. Selama periode tersebut, kedua negara membangun kerja sama di bidang politik, budaya, agama, dan ekonomi. Meski demikian, ia menilai masih terdapat ruang besar untuk memperluas kolaborasi yang lebih konkret dan berorientasi hasil.
Pemerintah Indonesia menempatkan ketahanan energi sebagai salah satu prioritas utama dalam Astacita. Dalam konteks ini, Boroujerdi menegaskan Iran siap mendukung agenda tersebut melalui pertukaran pengalaman, teknologi, serta penguatan jejaring bisnis antarpelaku usaha.
Di sektor energi, Iran menawarkan kerja sama pada minyak dan gas serta pengembangan energi baru dan terbarukan. Saat ini, perusahaan dari kedua negara masih melakukan pembahasan teknis untuk mematangkan skema kemitraan yang saling menguntungkan. Menurut Boroujerdi, Iran dukung ketahanan energi Indonesia tidak hanya melalui pasokan, tetapi juga lewat transfer pengetahuan dan pengembangan kapasitas.
Selain energi, kerja sama juga menyasar sektor pangan sebagai penopang ketahanan nasional. Iran membuka peluang bagi produk seperti susu, buah-buahan, dan makanan olahan untuk masuk ke pasar Indonesia melalui kemitraan dengan pelaku usaha lokal. Di sisi lain, Iran juga menjajaki peluang bagi perusahaan Indonesia mengekspor kopi, cokelat, dan produk lainnya ke pasar Iran.
“Saat ini kami sedang bernegosiasi dan berharap pembicaraan ini segera membuahkan hasil. Kami ingin kerja sama nyata yang memberi manfaat bagi kedua negara,” ujar Boroujerdi.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: https://www.antaranews.com

Saat ini belum ada komentar