Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Ribuan Massa Demo di Samarinda, Desak Evaluasi Kebijakan hingga Isu Dugaan KKN Menguat

Ribuan Massa Demo di Samarinda, Desak Evaluasi Kebijakan hingga Isu Dugaan KKN Menguat

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 313
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)//Demo Kaltim 21 April berlanjut ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur setelah ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat lebih dulu menggelar aksi di gedung DPRD Kaltim, Selasa (21/4/2026).

Sekitar pukul 13.00 Wita, massa bergerak dari DPRD menuju Kantor Gubernur. Mereka melanjutkan aksi dengan orasi terbuka dan menyampaikan tuntutan secara langsung. Massa tetap bertahan hingga sore hari untuk menjaga tekanan terhadap pemerintah daerah.

Mahasiswa Suarakan Tiga Tuntutan Utama

Perwakilan mahasiswa, Rizky Pratama, menyampaikan tiga tuntutan utama dalam aksi tersebut. Massa mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengevaluasi kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat.

Mereka juga menuntut pemerintah menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Selain itu, massa mendorong DPRD Kalimantan Timur memperkuat fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Rizky menilai pemerintah belum merespons aspirasi publik secara memadai. Ia menegaskan mahasiswa akan terus mengawal tuntutan tersebut sampai pemerintah mengambil langkah konkret.

Sorotan terhadap Kebijakan Anggaran

Dalam orasi lainnya, peserta aksi mengkritik kebijakan anggaran pemerintah daerah, termasuk pengadaan fasilitas dinas pejabat. Mereka menilai kebijakan itu tidak mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Massa menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik. Mereka juga meminta pemerintah memprioritaskan sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Isu anggaran menjadi perhatian utama dalam demo Kaltim 21 April karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Aksi Berawal dari DPRD Kaltim

Sebelum menuju Kantor Gubernur, massa lebih dulu menggelar aksi di DPRD Kaltim. Dalam aksi itu, mereka menyoroti kinerja legislatif yang belum optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Peserta aksi meminta DPRD lebih aktif menyerap aspirasi masyarakat dan mengawasi kebijakan pemerintah daerah secara konsisten.

Aparat keamanan mengawal jalannya aksi untuk menjaga ketertiban. Hingga berita ini ditulis, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur belum memberikan tanggapan resmi atas tuntutan massa.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (1)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemeriksaan Bupati Pati di Polres Kudus oleh KPK

    Pemeriksaan Bupati Pati di Polres Kudus oleh KPK

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Kudus, (duasatunews.com) – Pemeriksaan Bupati Pati di Mapolres Kudus dimulai pada Senin (19/1) dini hari. Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba sekitar pukul 03.30 WIB. Sebelum datang, tim KPK berkoordinasi dengan jajaran kepolisian setempat. Setibanya di lokasi, penyidik langsung memulai pemeriksaan. Kapolres Kudus, Heru Dwi Purnomo, menyatakan bahwa jajarannya menyediakan satu ruangan dan menyiapkan pengamanan. […]

  • pasokan solar Ukraina dibahas Zelenskyy di Timur Tengah

    Pasokan Solar Ukraina Dibahas Zelenskyy di Timur Tengah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Istanbul (duasatunews.com) – Pasokan solar Ukraina menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan Presiden Volodymyr Zelenskyy ke kawasan Timur Tengah. Ukraina berharap negara-negara di kawasan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sebagai imbalan atas dukungan dalam menghadapi ancaman drone. Zelenskyy menyampaikan bahwa pihaknya tengah menuntaskan pembahasan terkait pasokan energi, khususnya solar, untuk mendukung kebutuhan dalam […]

  • Pembongkaran Tiang Monorel Jakarta Ditarget Januari 2026

    Pembongkaran Tiang Monorel Jakarta Ditarget Januari 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 704
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Pembongkaran Tiang Monorel Jakarta kembali mencuat setelah hampir dua dekade proyek tersebut mangkrak dan membebani wajah ibu kota. Kini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan tenggat waktu tegas untuk mengakhiri kebuntuan yang berkepanjangan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pemerintah akan memulai pembongkaran pada minggu ketiga Januari 2026. Pemprov DKI memberi waktu satu […]

  • GPA Labura apresiasi sinergitas Forkopimda Labuhanbatu

    Apresiasi Sinergitas Forkopimda, GPA Labura Nilai Kehadiran Kapolres dan Bupati di Grand Opening Capital Pool Dorong Ekonomi Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 240
    • 0Komentar

    RANTAUPRAPAT, (duasatunews.com) — Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) memberikan apresiasi atas sinergitas positif yang ditunjukkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Labuhanbatu dalam mendukung iklim usaha dan kepedulian sosial di wilayah hukumnya. ​Ketua GPA Labura, Ilham Hutabarat, menyatakan bahwa kehadiran Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., bersama Bupati Labuhanbatu dr. Hj. […]

  • Aksi Jilid V di Kejagung, Koalisi Tambang Sultra Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Kolaka

    Aksi Jilid V di Kejagung, Koalisi Tambang Sultra Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Kolaka

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, (DUASATUNEWS.COM) — Koalisi Kajian Pemerhati Hukum Tambang Sulawesi Tenggara kembali menggelar Seruan Aksi Jilid V didepan Kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Kamis, 22 Oktober 2026. Aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada aparat penegak hukum agar memberikan perhatian serius terhadap penanganan dugaan kasus korupsi pertambangan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang dikaitkan dengan PT Babarina […]

  • Polresta Malang Kota tangani kasus Yai Mim

    Penyebab Kematian Yai Mim Terungkap, Polisi Soroti Asfiksia

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 295
    • 4Komentar

    Fakta Awal Terungkap Jakarta, (duasatunews.com)-Kasus penyebab kematian Yai Mim mulai menemukan titik terang. Selain itu, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim, diduga meninggal karena asfiksia atau kekurangan oksigen. Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menyampaikan hasil pemeriksaan tim dokter dari RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Lebih lanjut, […]

expand_less