Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Gelombang PHK 2026 Makin Ganas, AI Jadi Pemicu Utama

Gelombang PHK 2026 Makin Ganas, AI Jadi Pemicu Utama

  • account_circle Reski
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) — Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) global terus meningkat sepanjang awal 2026. Dalam empat bulan pertama, banyak perusahaan besar memangkas tenaga kerja dan menunda perekrutan baru.

Perusahaan mengambil langkah ini karena mereka meningkatkan investasi pada teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendorong efisiensi operasional.

Sejumlah perusahaan teknologi memimpin tren ini. Meta memangkas sekitar 10% tenaga kerja di divisi Reality Labs pada awal tahun. Setelah itu, perusahaan kembali merencanakan pengurangan karyawan dalam jumlah besar.

Amazon juga memangkas sekitar 16 ribu pekerja sebagai bagian dari restrukturisasi bisnis. Sementara Pinterest mengurangi ratusan karyawan untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Perusahaan di sektor ritel, manufaktur, dan media juga mengikuti langkah serupa. Mereka menekan biaya dan menyesuaikan strategi bisnis agar tetap kompetitif.


Daftar Perusahaan yang Melakukan PHK di 2026

Sepanjang Januari hingga April 2026, beberapa perusahaan besar mengambil langkah pengurangan tenaga kerja:

  • Januari: Pinterest, Autodesk, Meta, Amazon
  • Februari: Washington Post, Workday, C3.ai
  • Maret: Atlassian, Meta
  • April: Disney, Snap

Setiap perusahaan menentukan jumlah PHK sesuai kebutuhan efisiensi masing-masing.


AI Dorong Perusahaan Tahan Rekrutmen Baru

Selain memicu PHK, AI juga membuat perusahaan mengurangi pembukaan lowongan kerja baru. Banyak perusahaan kini mengandalkan otomatisasi untuk menjalankan tugas yang sebelumnya dikerjakan manusia.

Presiden Federal Reserve Bank of Minneapolis, Neel Kashkari, menegaskan bahwa perusahaan besar kini lebih selektif dalam merekrut karyawan karena AI sudah menggantikan sebagian fungsi pekerjaan.

Namun, perusahaan kecil menunjukkan respons berbeda. Mereka justru memanfaatkan AI dan outsourcing untuk meningkatkan efisiensi tanpa harus menambah banyak karyawan tetap.


Dampak Global: Inggris Alami Penurunan Lowongan

Fenomena ini juga muncul di Inggris. Morgan Stanley mencatat bahwa perusahaan meningkatkan produktivitas berkat AI, tetapi pada saat yang sama mengurangi kebutuhan tenaga kerja.

Data menunjukkan penurunan signifikan pada lowongan kerja yang rentan terhadap otomatisasi. Posisi seperti pengembang perangkat lunak dan konsultan mengalami penurunan paling tajam.

Banyak perusahaan memilih tidak mengisi kembali posisi kosong dan mengalihkan pekerjaan ke sistem otomatis.


Pencari Kerja Hadapi Tekanan Besar

Kondisi ini memberi tekanan besar bagi pencari kerja, terutama lulusan baru. Mereka harus bersaing lebih ketat dengan kandidat lain sekaligus menghadapi kehadiran teknologi yang semakin canggih.

Perusahaan juga terus mencari cara untuk menekan biaya operasional. Mereka memilih otomatisasi dan outsourcing daripada merekrut karyawan baru. Akibatnya, peluang kerja tradisional semakin menyusut.


Kesimpulan: Adaptasi Jadi Kunci di Era AI

Gelombang PHK dan perlambatan rekrutmen pada 2026 menunjukkan perubahan besar dalam dunia kerja global. AI mendorong efisiensi, tetapi juga menggeser peran tenaga kerja manusia.

Pekerja perlu meningkatkan keterampilan, terutama di bidang teknologi dan digital, agar tetap relevan di pasar kerja yang semakin kompetitif.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • konflik Timur Tengah memicu evakuasi warga AS

    Evakuasi Warga AS Timur Tengah Capai 50.000 Orang

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) – Evakuasi warga AS terus berlangsung di Timur Tengah seiring meningkatnya konflik dengan Iran. Pemerintah Amerika Serikat mencatat lebih dari 50.000 warga telah menerima bantuan evakuasi sejak operasi militer dimulai pada akhir Februari. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengatakan satuan tugas khusus memberi panduan keamanan dan dukungan perjalanan kepada warga […]

  • peran Kadin Sulawesi Tenggara di bawah Anton Timbang di tengah tudingan yang beredar

    Mahasiswa Institut Stiami: Tudingan terhadap Anton Timbang Cederai Praduga Tak Bersalah

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 325
    • 1Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Sejumlah pihak mengaitkan Anton Timbang dengan dugaan kejahatan penambangan nikel di Kabupaten Konawe Utara. Namun, tudingan tersebut dinilai tidak berdasar dan bersifat spekulatif. Selain itu, narasi yang beredar mengabaikan asas praduga tak bersalah. Saat ini, Anton Timbang menjabat sebagai Ketua Kadin Sulawesi Tenggara. Meski demikian, sejumlah isu menyebut namanya tanpa menyertakan bukti hukum yang […]

  • KPK: Perjanjian Dagang RI-AS soal Energi Berisiko Terjadi Korupsi

    KPK: Perjanjian Dagang RI-AS soal Energi Berisiko Terjadi Korupsi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 324
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan pemerintah tentang potensi risiko korupsi dalam perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Risiko tersebut muncul dari rencana pembelian serta investasi energi yang masuk dalam kebijakan tarif resiprokal. Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan pemerintah belum menyusun instrumen hukum operasional yang mengikat untuk kesepakatan tersebut. Akibatnya, ketidakpastian hukum […]

  • krisis kemanusiaan Kuba pernyataan Donald Trump

    Krisis Kemanusiaan Kuba, Trump Buka Peluang Kesepakatan dengan Havana

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 157
    • 0Komentar

    JAKARTA, dusatunews.com – Krisis kemanusiaan Kuba kembali menarik perhatian internasional setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan keyakinannya bahwa Washington dan Havana dapat mencapai kesepakatan untuk memperbaiki kondisi di negara tersebut. Trump menyampaikan pernyataan itu kepada wartawan pada Minggu. Trump menilai situasi di Kuba tidak harus berkembang menjadi krisis berkepanjangan apabila kedua pihak membuka ruang […]

  • Tiongkok Resmi Tetapkan Aturan Baru Soal Chip

    Tiongkok Resmi Tetapkan Aturan Baru Soal Chip

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Afs
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Peralatan semikonduktor lokal China kini menjadi syarat utama pembangunan dan ekspansi pabrik chip. Pemerintah China mewajibkan produsen menggunakan sedikitnya 50 persen peralatan buatan dalam negeri melalui proses perizinan manufaktur. Otoritas menjalankan kebijakan ini tanpa pengumuman resmi. Langkah tersebut memperkuat strategi Beijing untuk menekan ketergantungan impor dan mempercepat kemandirian teknologi nasional di sektor […]

  • Wapres Gibran Kunjungan Papua, Awali Agenda di Biak Numfor

    Wapres Gibran Kunjungan Papua, Awali Agenda di Biak Numfor

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Papua, (duasatunews.com) – Wapres Gibran kunjungan Papua dengan mengawali agenda kerja di Kabupaten Biak Numfor, Selasa. Selain itu, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka tiba di Bandara Kaisepo dan mengenakan tas noken sebagai simbol penghormatan budaya lokal. Setelah itu, Wapres Gibran menerima sambutan jajaran pemerintah daerah. Sementara itu, Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri memimpin […]

expand_less