Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Xi dan Putin Sepakat Perkuat Tata Kelola Global Baru di Tengah Gejolak Dunia

Xi dan Putin Sepakat Perkuat Tata Kelola Global Baru di Tengah Gejolak Dunia

  • account_circle Reski
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)— Presiden China Xi Jinping mengajak Rusia memperkuat kerja sama strategis untuk membangun tata kelola global yang lebih adil dan setara. Ajakan itu disampaikan Xi saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, Rabu (20/5).

Xi menilai situasi global saat ini semakin kompleks akibat meningkatnya hegemoni sepihak. Meski begitu, ia menegaskan perdamaian dan kerja sama internasional tetap menjadi harapan utama banyak negara.

Xi juga meminta China dan Rusia meningkatkan koordinasi strategis di berbagai bidang. Menurut dia, langkah itu penting untuk mendukung pembangunan kedua negara sekaligus menjaga stabilitas dunia.

Dalam pertemuan tersebut, Xi menyebut hubungan Beijing dan Moskow terus berkembang. Kedua negara memperkuat kepercayaan politik serta memperluas kerja sama ekonomi, keamanan, dan diplomasi.

Sementara itu, Putin memulai kunjungan dua hari ke China sejak Selasa. Kunjungan itu berlangsung beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyelesaikan lawatannya ke Beijing.

Kunjungan Putin juga bertepatan dengan peringatan 25 tahun Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama Bertetangga China-Rusia. Putin dan mantan Presiden China Jiang Zemin menandatangani perjanjian tersebut pada 2001. Pada Rabu, kedua negara sepakat memperpanjang kerja sama itu.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program Inovasi Nasional

    Pemerintah : Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengalokasikan dana riset kampus sebesar Rp57 miliar untuk mendanai 122 program penelitian di perguruan tinggi. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ekosistem inovasi nasional sekaligus mendorong pemanfaatan hasil riset di sektor industri. Selanjutnya, pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Program Bestari Saintek […]

  • Aksi Luka Doncic saat Lakers kalahkan Nuggets 123-100

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Sejak kuarter pertama, Luka Dončić langsung mengambil alih permainan dan memimpin serangan Los Angeles Lakers. Ia mencetak 16 poin cepat yang membuat Denver Nuggets kesulitan menemukan ritme. Melalui tembakan jarak jauh dan penetrasi tajam, Dončić terus menekan pertahanan lawan. Tekanan tersebut membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk ikut mencetak angka. Hasilnya, Lakers unggul […]

  • stok beras Kolaka di gudang Bulog tetap aman dan mencukupi

    DPR Pastikan Stok Beras Kolaka Aman, Distribusi Dipercepat Jaga Stabilitas Harga

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com)— Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong meninjau langsung gudang Perum Bulog di Kolaka untuk memastikan ketersediaan beras tetap aman. Ia menegaskan stok beras cukup dan harga tetap stabil. Ia juga mengimbau masyarakat tidak membeli beras secara berlebihan agar pasokan tetap terjaga. Bahtra menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan […]

  • pejabat nyaris telanjang China di tengah pengawasan antikorupsi pemerintah Beijing

    China Kunci Karier Pejabat Berkoneksi Luar Negeri, Kategori “Nyaris Telanjang” Jadi Target Baru

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BEIJING,Duasatunews.com — Pemerintah China memperketat pengawasan terhadap pejabat negara yang memiliki anggota keluarga di luar negeri. Kebijakan ini tidak lagi hanya menyasar “pejabat telanjang”, tetapi juga menargetkan kategori baru yang disebut “quasi-naked officials” atau pejabat nyaris telanjang. Langkah ini menutup peluang promosi dan memicu pencopotan jabatan. Otoritas China dalam setahun terakhir melakukan inspeksi langsung ke lembaga […]

  • deforestasi Konawe Selatan akibat aktivitas pertambangan

    Deforestasi Konawe Selatan dan Krisis Ekologi

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Arin 2024
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, (duasatunews.com) — Deforestasi Konawe Selatan kembali memicu perhatian publik. Seiring dengan itu, Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM) menyatakan kerusakan hutan dan pesisir di wilayah tersebut terus meluas akibat aktivitas industri ekstraktif. Pada saat yang sama, Direktur Eksekutif Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (JNMM), Arin Fahrul Sanjaya, menegaskan bahwa kerusakan lingkungan berlangsung bersamaan […]

  • Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, MUI: Kebijakan Politik Harus Berorientasi Kemaslahatan Publik

    Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, MUI: Kebijakan Politik Harus Berorientasi Kemaslahatan Publik

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 424
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Wacana pengalihan mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dari pemilihan langsung ke pemilihan melalui DPRD kembali memicu perhatian publik. Isu ini menyangkut hak politik warga dan berpotensi mengubah relasi antara masyarakat dan pemimpin daerah. Perdebatan menguat ketika evaluasi nasional terhadap pilkada langsung terus berjalan. Sejumlah daerah masih menghadapi masalah serius, seperti tingginya biaya politik, […]

expand_less